“Ini awal pertama kali kami laksanakan di Kecamatan Muara Kaman, harapannya dengan Liga Desa ini bisa menghasilkan bibit pesepakbola dari desa-desa di masing-masing kecamatan,” kata Nan kepada korankaltim.com, Jumat (27/11/2020).
Liga Desa se-Kecamatan Muara Kaman ini dikuti 16 Desa dengan nama turnamen Muso Bin Salim Cup 2020. Nama kejuaraan ini sengaja dipilih sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan bangsa, bahwa di Kecamatan Muara Kaman pernah dilahirkan pahlawan kemerdekaan bernama Muso bin Salim.
Adapun desa-desa yang terlibat pada Liga Desa se-Kecamatan Muara Kaman ini ialah Muara Kaman Ulu, Bukit Jering, Lebaho Ulaq, Rantau Hempang, Sabintulung, Sedulang, Menamang Kanan, Bunga Jadi, Muara Kaman Ilir, Sido Mukti, Muara Siran, Cipari Makmur, Benua Puhun, Puan Cepak, Pancajaya dan Teratak.
“Sistem grup kemarin diambil juara grup dan runner up, saat ini sudah delapan besar. Dan langsung sistem gugur nanti. Dilaksanakan terpusat di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Muara Kaman,” sebut Nan.
Nan berharap dengan suksesnya Liga Desa se-Kecamatan Muara Kaman ini, maka Askab PSSI siap berkolaborasi dengan 17 kecamatan lain di Kukar untuk menggelar turnamen yang sama.
“InsyaAllah liga desa di 18 kecamatan akan kami jalankan dan berkoordinasi dengan pak Camat setempat dan juga Korwil masing-masing kecamatan, harapannya bisa mencari pemain-pemain yang talenta asli dari desa-desa di 18 Kecamatan se-Kukar,” tegasnya.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi