Meski demikian, juru taktik asal Korea Selatan itu menilai anak-anak asuhnya sudah menunjukkan kerja keras sepanjang pertandingan. Stamina, mental dan fisik Pratama Arhan dan kawan-kawan disebutnya sudah lebih baik dari sebelumnya. Namun, masih banyak hal yang mesti ditingkatkan dari timnas U-19 termasuk kekuatan, kualitas operan dan kemampuan mencari ruang kosong di pertahanan lawan. "Kami harus memperbaiki kekurangan yang ada," kata Shin.
Hasil seri tanpa gol versus Macedonia Utara membuat timnas U-19 sudah mencatatkan empat kemenangan, tiga hasil imbang dan tiga kekalahan dalam 10 laga uji coba yang telah dijalani selama pemusatan latihan (TC) di Kroasia.
Pada pertandingan persahabatan berikutnya, timnas U-19 akan menghadapi Bosnia-Herzegovina pada Selasa (20/10/2020) pekan depan.
Sementara Pratama Arhan menyebut dia dan rekan-rekannya masih perlu memperbaiki komunikasi di lapangan. "Kami perlu perbaikan termasuk komunikasi antarlini," ujar bek kiri Garuda Nusantara ini.
Meski demikian, pemain yang membela klub PSIS Semarang tersebut menilai dia dan rekan-rekannya sudah menunjukkan kerja keras dalam pertandingan versus Macedonia Utara. Bagi Arhan, laga itu juga spesial karena dipercaya pelatih Shin Tae-yong menjadi kapten tim. "Alhamdulillah saya tadi dipercaya pelatih menjadi kapten, tentu saya harus selalu bermain baik dan maksimal," kata pesepak bola yang kerap melakukan lemparan ke dalam jarak jauh tersebut. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di antaranews.com hari Kamis 15 Oktober 2020 dengan judul Shin singgung lapangan usai timnas U-19 imbangi Macedonia Utara