Pelatih asal Korea Selatan itu mengungkapkan masih dalam proses pencarian siapa yang akan menjadi 11 pemain inti. "Semua lini masih harus meningkat meski cara bermain David Maulana dkk semakin baik," kata Shin Tae-yong dikutip dari situs resmi PSSI.
"Intensitas latihan akan lebih tinggi. Menjelang pertandingan uji coba akan ditekankan pada persiapan taktik dan strategi pertandingan," kata Shin Tae-yong lagi.
Lamanya masa pemusatan latihan di Kroasia juga menjadi perhatian Shin Tae-yong. Markas Garuda Muda pun berpindah kota dari Svati Martin na Muri dan Zagreb ke Kota Split yang lebih hangat.
"Pemusatan latihan di luar negeri normalnya satu atau dua pekan saja, tapi kami hampir 60 hari, maka suasana harus diubah dan kami pindah kota Split," Shin Tae-yong menambahkan. "Ini juga untuk membiasakan pemain agar dapat beradaptasi dimana pun tempat mereka bermain."
Jelang uji coba nanti, kekuatan tambahan dimiliki Garuda Nusantara. Kekuatan tambahan tersebut adalah bergabungnya pemain keturunan Indonesia-Inggris, Elkan Baggot. "Sangat senang dan bahagia, saya dapat kembali bergabung bersama timnas U-19, pada pemusatan latihan di Kroasia. Saya dalam kondisi baik dan siap menjalani menu latihan bersama rekan-rekan di sini," kata Elkan Baggot.
Elkan Baggot telah menjalani debut profesionalnya bersama Ipswich Town dua hari lalu. Ia bermain selama 90 menit melawan Gillingham.
Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengatakan, dengan bergabungnya Elkan Baggot maka kekuatan lini belakang timnas U-19 bertambah. Indra Sjafri berharap, Elka Baggot akan cepat beradaptasi.
"Dengan datangnya Elkan Baggot, pelatih Shin Tae-yong akan memiliki beberapa pilihan pemain untuk lini belakang timnas U-19. Kami berharap Elkan Baggot cepat beradaptasi dengan tim," kata Indra Sjafri. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di pssi.org hari Kamis 7 Oktober 2020 dengan judul Garuda Muda Ingin Torehan Positif Melawan NK Dugopolje