Setelah masa adaptasi telah dilewati, Salomao menerapkan program latihan yang meningkatkan performa fisik Gianluca Pandeynuwu, Mochammad Diky Indriyana, Muhammad Zulfikri dan Pualam Bahari. Bahkan, para penjaga gawang ini berlatih lebih awal dari pemain lainnya untuk bisa menjalankan program latihan lebih optimal.
"Dengan begitu, kami mempunyai banyak waktu untuk berbenah dan berkembang. Agar pada saat pertandingan dimulai, para kiper ini berada di level yang tinggi, baik secara teknik dan taktik secara spesifik dan juga terutama psikologisnya," terang pelatih asal Brasil ini.
Kedatangan Pualam Bahari sebagai rekrutan teranyar Borneo FC Samarinda juga disambut hangat oleh Salomao. Kecepatan Pualam untuk beradaptasi dengan penjaga gawang lainnya juga dipuji olehnya. Salomao menilai jika Pualam terus meningkatkan kemampuannya, tak dipungkiri jika suatu saat Pualam bisa menjadi salah satu kiper yang diperhitungkan di sepakbola Indonesia.
"Pualam menurut saya mempunyai tekad yang bagus dan sangat fokus di setiap latihan setiap harinya. Dia mempunyai bakat yang bisa berkembang jika terus diasah lewat latihan. Para kiper yang lain juga membantu dia untuk beradaptasi di tim dengan memberinya motivasi dan fokus dalam bekerja. Saya rasa dia bisa menjadi kiper dengan masa depan yang bagus," ujar Salomao.
Sementara itu kabar kurang mengenakkan datang dari Nuriddin Davronov. Ia diketahui mengalami cedera pada saat uji coba menghadapi Persiba Balikpapan akhir pekan tadi yang berkesudahan 0-3 untuk Pesut Etam
Nuriddin cedera setelah mengalami benturan dengan salah satu pemain Persiba saat babak pertama baru berjalan beberapa menit. Ia pun terpaksa harus meninggalkan lapangan terlebih dahulu akibat cedera ini dan digantikan oleh Wahyudi Hamisi.
Fisiotierapis Borneo FC Samarinda, Wanda Prasetio, menjelaskan lebih lanjut mengenai cedera yang dialami oleh pemain asal Tajikistan ini. “Nuriddin kena cedera hamstring thightness kaki sebelah kiri. Untuk pemulihannya butuh waktu lima hari,” ucapnya.
Dengan ini, Nuriddin dipastikan akan absen pada saat laga uji coba kedua melawan Persiba yang rencananya digelar di Balikpapan pada minggu depan. Hal ini agar Nuriddin mempunyai waktu yang cukup untuk menjalani pemulihan cederanya agar siap menghadapi kembalinya Liga 1 2020 yang akan digelar pada Oktober mendatang. Iya, kemungkinan tidak dimainkan,” ujar Wanda mengakhiri.
Sementara terkait hasil uji coba melawan Persiba, Asisten pelatih Borneo Ahmad Amiruddin mengakui masih ada beberapa catatan untuk penampilan para pemain. “Secara keseluruhan, progres seluruh pemain sudah bagus. Tapi ada banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pêrtandíngan kali ini," ungkap Amir.
"Terutama pemahaman taktik belum sepenuhnya bisa diterapkan pemain. Tapi itu wajar dan normal karena ini partai perdana setelah lima bulan mereka tak aktif,” sambung asisten dari Mario Gomez itu menambahkan.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di borneofc.id hari Senin 21 September 2020 dengan judul Seluruh Kiper Borneo FC Siap Hadapi Liga 1