Cara berbeda dilakukan dalam pertandingan ini, yakni dengan melakukan pertandingan 2x30 menit untuk masing-masing kesebelasan artinya ada 4x30 menit yang dipertandingkan pada uji coba yang berkesudahan skor imbang 1-1 ini.
“Ya memang kita inginkan khusus di fisik pemain selama 2x30 menit, jadi mereka harus main habis-habisan, kami melihat fisiknya, dan Alhamdulillah mereka lumayan baik kondisi fisiknya meningkat, cuman memang harus ada yang dibenahi,” ungkap Coach JS.
Terkait dengan jalannya pertandingan yang masih perlu pembenahan terkait finishing dan koordinasi antar lini serta passing, JS tidak begitu mempersoalkan, karena yang menjadi fokus dari tim kepelatihan ialah peningkatan kondisi fisik seluruh pemainnya.
“Apakah itu finishing, masalah organisasi semuanya memang harus kami benahi dan Minggu depan sudah masuk ke taktikal. Untuk pemain, kita belum punya pemain inti, bukan berarti yang main pertama dan kedua itu inti dan cadangan, tidak,” kata JS lagi.
Sejauh ini pihaknya bersama manajemen Mitra Kukar FC masih melihat kemampuan peningkatan kondisi fisik seluruh pemainnya. Belum ada satu pemain pun yang sudah dipastikan didaftarkan, karena juga masih menunggu regulasi pendaftaran.
“Masih dilihat dan maksimalkan dulu, apa saja yang perlu dimaksimalkan. Nanti untuk mendaftar, pasti ada pertimbangan dari pihak manajemen,” tegasnya.
“Untuk laga uji coba tentu kami akan lakukan lagi setiap satu pekan sekali uji coba, ya mungkin bisa empat sama lima kali uji coba lagi. Untuk siapa lawan itu kami belum tahu, apakah nanti menyangkut Persiba atau Borneo dan yang lainnya, yang pasti itu nanti kita bicarakan lagi dengan manajemen,” pungkas JS. (*)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur