Ini dapat dilihat ketika Timnas U-19 Indonesia tertinggal 0-3 di babak pertama. Ketiga gol itu masing-masing dicetak Filip Zrilic (25'), Arijan Brkovic (30), dan Marco Boras (44'). Alih-alih memperkecil kedudukan, Adi Satryo justru memungut bola dari gawangnya sebanyak dua kali di awal babak kedua. Skor 0-5 untuk keunggulan Kroasia. Timnas Indonesia U-19 baru bisa mencetak gol pada menit ke-71. Umpan Pratama Arhan Rifai dari sisi kiri tak mampu diantisipasi pemain-pemain Kroasia. Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi yang muncul dari belakang kemudian melepas tembakan yang tidak mampu diadang pemain dan kiper Kroasia. Euforia pemain Garuda Muda tak berlangsung lama.
Pasalnya, Kroasia sukses menambah keunggulan menjadi 7-1 melalui gol yang dicetak Marin (73) dan Ivan Brnic (pen 88'). Ini merupakan kekalahan kedua yang dialami Timnas Indonesia selama mengikuti laga uji coba bertajuk International U-19 Friendly Tournament 2020.
Jika mengacu pada penampilan Timnas Indonesia dalam dua pertandingan terakhir, Witan Sulaeman dkk telah kebobolan 10 gol dan hanya mencetak satu gol. Artinya, ketajaman dan kreativitas lini tengah Garuda Muda harus ditingkatkan lagi. "Ada beberapa momen di pertandingan tadi bahwa para pemain bermain cukup baik dibanding laga sebelumnya (Bulgaria). Namun secara hasil pasti ini mengecewakan karena kami kalah telak," kata Shin Tae-yong, yang dikutip dari situs resmi PSSI.
"Kami harus segera perbaiki kekurangan yang ada. Yang jelas tim masih berproses karena materi latihan dengan intensitas tinggi," tambahnya.
Setelah melawan Kroasia, Indonesia akan berduel dengan Arab Saudi Jumat 11 September lusa. Selanjutnya ada Qatar, Bosnia-Herzegovina, dan Dinamo Zagreb yang bakal jadi lawan Garuda Nusantara. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di sindonews.com hari Rabu 9 September 2020 dengan judul Babak Belur, Timnas U-19 Indonesia Dipermak Kroasia