Berbagai program disiapkan tim pelatih untuk menjaga kondisi para pemain tidak menurun drastis, ketika kembali berkumpul. Seluruh pilar Borneo FC pun menjalankan instruksi tersebut. "Sudah diumumkan ke pemain, tanggal 17 Agustus 2020 pemain sudah harus ada di Samarinda. Ya, latihan dimulai 22 Agustus," kata head media officer Borneo FC, Brillian Sanjaya dikutip korankaltim.com dari goal.com.
Asisten pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin, menyampaikan pihaknya telah menyusun program untuk para pemainnya. "Sudah ada pembicaraan bagaimana plan ke depannya." sebut Amir
Dijadwalkan Liga 1 diputar pada 1 Oktober mendatang. Kepastian ini didapatkan setelah PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengeluarkan surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, yang dikirimkan ke seluruh klub beberapa pekan lalu. Saat Liga 1 dilanjutkan, Borneo FC tak bisa menggunakan Stadion Segiri, Samarinda. Hal tersebut karena PT LIB dan PSSI memutuskan seluruh pertandingan digelar di Pulau Jawa.
Klub yang bukan berasal dari Pulau Jawa ditempatkan di Daerah Istimewa Yogyakarta serta sekitarnya. Borneo FC pun memilih Stadion Maguwoharjo, untuk menjamu lawan yang dihadapi. Semua pertandingan dilaksanakan tanpa kehadiran penonton. Langkah ini untuk mencegah ada yang terinfeksi virus corona ketika pertandingan kasta teratas nasional dimainkan. Protokol kesehatan ketat juga diterapkan selama Liga 1 dilangsungkan. Klub diminta melakukan swab test dan rapid test untuk memastikan tidak ada yang terinfeksi virus corona.
Sebelum Liga 1 dihentikan Borneo FC sudah memainkan tiga pertandingan. Hasilnya, pasukan Edson Tavares tersebut meraih dua kemenangan dan satu kekalahan. Alhasil, Borneo FC harus puas bercokol di posisi tiga klasemen. Klub asal Samarinda tersebut tertinggal tiga poin dari Persib Bandung yang berada di pucuk pimpinan klasemen. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di goal.com hari Kamis 6 Agustus 2020 dengan judul Borneo FC Mulai Latihan 22 Agustus 2020