Enggan dipermalukan tim tamu, Pesut Etam bermain ngotot dengan melakukan counter attackcepat. Pucuk dicinta ulam pun tiba, tendangan Renan Silva berhasil bersarang ke gawang Persipura dan menyamakan kedudukan 1-1 hanya dalam satu menit yakni pada menit ke-88. Tambahan waktu empat menit babak kedua tidak mengubah skor, hingga akhir pertandingan skor tetap 1-1 untuk kedua tim.
Pelatih Borneo FC Mario Gomez tidak merasa kecewa dengan kegagalan tim meraih kemenangan karena raihan poin sangat penting bagi Pesut Etam. “Pertandingan ini cukup ketat, dan lebih banyak pertarungan di lini tengah. Persipura juga memperlihatkan permainan yang bagus. Saya kira hasil imbang ini cukup adil untuk kedua tim,” ujar Gomez.
“Bagi kami, mendapatkan poin sangat penting, baik itu tiga maupun satu. Kami harus mendapatkan poin di setiap pertandingan. Sekarang kami harus melupakan hasil ini dan fokus menghadapi laga berikutnya melawan Semen Padang.” sebutnya.
Pelatih Persipura Jacksen F Thiago mengaku, kunci timnya mencuri poin dalam laga ini tidak lain karena kegigihan dan motivasi pemain yang konsisten selama pertandingan. "Pemain mampu bekerja keras dan bermain disiplin, sehingga target mencuri poin kami tercapai," ucap Jacksen.
Pelatih asal Brasil ini menambahkan, ada satu masalah yang membuat timnya batal meraih tiga poin dalam laga ini. "Borneo FC punya kelebihan membalikkan keadaan dengan cepat, lewat serangan balik mereka. Ya itulah kelebihan mereka dan kami harus akui itu," katanya.
Meskipun Boaz menjadi pencetak gol tunggal dalam laga ini, Jacksen enggan menyebut nama satu pemain sebagai man of the match dalam tim Persipura. "Semua pemain punya peran besar dalam pertandingan ini, tidak satu pemain yang lebih menonjol dari pemain lain di mata saya. Semua sama-sama bekerja keras untuk tim," ujar Jacksen.(*)