Bisa melangkah sejauh ini jadi sebuah kebanggaan untuk Ayam Jantan dari Timur. Mereka sebelumnya sudah berhasil menjuarai Grup H dengan tanpa kekalahan: 4 menang, 2 imbang. Kini tim besutan Darije Kalezic itu bertekad membuktikan kualitas sepakbola Indonesia lebih jauh. Permainan Becamex sudah dipelajari dengan saksama. "Ya saya tahu beberapa hal tentang pertandingan ini, kami sudah bersiap untuk pertandingan ini. Persiapan kami di pertandingan ini, kami menonton beberapa permainan mereka sebelum pertandingan kita dan persiapan kami sama seperti biasa di pertandingan lainnya," kata Darije Kalezic seperti dilansir Bola.com.
"Kami adalah klub dari Indonesia, kami bekerja sangat bagus di babak penyisihan grup. Untuk klub sepakbola di Indonesia kami membuat prestasi baik ke semifinal. Di semifinal ini kita ingin memperlihatkan sepakbola Indonesia sangat kuat dan memainkan dua game di pertandingan ini untuk mencapai final. Tentu saja untuk besok, sangat penting untuk mendapatkan hasil bagus agar di laga kedua membuat kami dapat melakukan pekerjaan yang bagus dan melangkah ke partai final," sebut Darije.
Darije yakin PSM bisa mencuri poin di markas Becamex. Itulah mengapa, PSM malah membawa tiga striker sekaligus meski bersatus tamu, yakni Eero Markkanen, Guy Junior, dan Ferdinand Sinaga. Mereka akan disuplai penyerang sayap yang cepat dengan teknik tinggi, M. Rahmat dan Zulham Zamrun.
Darije kian yakin setelah sang kapten, Wiljan Pluim, sudah kembali fit setelah menjalani perawatan cedera lutut di Belanda. Pluim bakal ditopang Marc Klok dan Rizki Pellu, dua gelandang pekerja yang baru-baru ini dipanggil ke Timnas Indonesia.
Dari kubu tuan rumah, gelandang bertahan Becamex, To Van Vu, menilai PSM sebagai tim yang memiliki serangan yang ofensif. Dia merujuk koleksi 17 gol PSM pada enam laga penyisihan grup. Tapi, bintang tuan rumah ini menyebut Juku Eja juga menyimpan celah pada lini belakang.
Van Vu adalah gelandang yang patut diwaspadai PSM. Gelandang berusia 25 ini bukan hanya menjadi kreator serangan PSM, tetapi juga pencetak gol. Pada penyisihan grup, Van Vu akurasi umpannya mencapai 75 persen.
Pelatih Becamex, Thanh Son Nguyen, menunjuk duet Belanda yang dimiliki PSM, Marc Klok dan Wiljam Pluim sebagai sosok kunci serangan Juku Eja.
Pertandingan ini tentu ditunggu oleh seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Makassar, yang ingin melihat wakil mereka melaju jauh di level Asia. Pecinta sepak bola Indonesia dan Makassar khususnya bisa menyaksikan perjuangan para pemain PSM Makassar melalui layar kaca pukul 18.00 WITA petang nanti di MNC TV. (*)