Jumat, 02/01/2026

Faktor Cuaca jadi Kendala Utama, Penyelesaian Jalan Poros Tering–Ujoh Bilang Belum Rampung Sampai Saat Ini

Jumat, 02/01/2026

Kunjungan Ekti dan jajaran untuk melihat progres pembangunan jalan poros Tering-Ujong Bilang.(Istimewa)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Faktor Cuaca jadi Kendala Utama, Penyelesaian Jalan Poros Tering–Ujoh Bilang Belum Rampung Sampai Saat Ini

Jumat, 02/01/2026

logo

Kunjungan Ekti dan jajaran untuk melihat progres pembangunan jalan poros Tering-Ujong Bilang.(Istimewa)

Penulis: Ainur Rofiah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pembangunan jalan poros Tering–Ujoh Bilang yang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dengan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) hingga saat ini belum sepenuhnya rampung.

Dari total panjang 26 kilometer jalan beton yang terbagi dalam empat segmen, progres pekerjaan masih menyisakan sekitar 10 persen pada beberapa bagian.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Ekti Imanuel menyebut  dua segmen pembangunan telah dinyatakan selesai dan telah dilakukan Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima sementara. 

“Untuk segmen 1 dan segmen 3 sudah tuntas dan telah dilakukan PHO, sementara segmen 2 dan segmen 4 masih menyisakan pekerjaan,” ujar Ekti saat diwawancarai media ini Kamis (1/1/2025).

Kunjungannya pada 24 Desember 2025 lalu merupakan kali ketiga Ekti turun langsung ke lapangan guna memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.  Pengawasan tersebut menjadi bagian dari fungsi legislatif DPRD Kaltim terhadap proyek strategis daerah yang bertujuan membuka keterisolasian wilayah serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kaltim.

Dalam peninjauan tersebut, Ekti didampingi perwakilan Dinas PUPR-PERA Kaltim serta pihak kontraktor pelaksana. Terkait keterlambatan penyelesaian pada segmen 2 dan segmen 4, Ekti menjelaskan faktor cuaca menjadi kendala utama.  Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah tersebut menghambat proses pengerjaan di lapangan.

“Untuk segmen 2 dan segmen 4 masing-masing masih sekitar 10 persen. Meski secara persentase kecil, nilai volumenya cukup besar, mencapai lebih dari Rp3 Miliar,” sebut Ekti.

Melihat kondisi tersebut, Ekti membuka peluang bagi kontraktor untuk melakukan perpanjangan masa kerja melalui addendum kontrak. 

Langkah tersebut perlu dipertimbangkan agar penyelesaian pekerjaan tidak dilakukan secara terburu-buru demi mengejar tenggat waktu, yang berpotensi menurunkan kualitas hasil pembangunan. “Yang terpenting bukan hanya selesai tepat waktu, tetapi kualitas jalan harus benar-benar terjaga. Jalan ini memiliki peran vital bagi masyarakat,” tegasnya.

Jalan poros Tering–Ujoh Bilang bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan menjadi urat nadi akses utama bagi masyarakat Mahulu. 

Apabila seluruh ruas sepanjang 26 kilometer ini dapat tersambung, maka sisa jalan menuju pusat pemerintahan di Ujoh Bilang tinggal sedikit lagi. “Ini sangat menentukan mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik ke Mahulu ke depannya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ekti juga menyoroti kesiapan kontraktor sejak awal pelaksanaan proyek. Kontraktor seharusnya memiliki fasilitas pendukung seperti mesin pemecah batu (crusher) sendiri. 

Pasalnya, pengambilan material dari luar daerah membutuhkan jarak tempuh yang jauh dan biaya besar, sehingga tidak sejalan dengan rencana anggaran biaya (RAB). “Hal ini sudah saya sampaikan sejak awal. Kesiapan alat dan material sangat penting agar pekerjaan berjalan optimal, terutama dengan kondisi geografis yang cukup menantang,” tutup Ekti.


Editor: Aspian Nur

Faktor Cuaca jadi Kendala Utama, Penyelesaian Jalan Poros Tering–Ujoh Bilang Belum Rampung Sampai Saat Ini

Jumat, 02/01/2026

Kunjungan Ekti dan jajaran untuk melihat progres pembangunan jalan poros Tering-Ujong Bilang.(Istimewa)

Share

Berita Terkait