Pelepasan secara simbolis Kontingen Kaltim bertempat di Halaman Kantor Dinas Pemudan dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Jumat (16/8/2024).
Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim, Dida Satria dalam sambutannya melaporkan dari kontingen Kaltim ini berisikin 100 orang dari 14 cabang olahraga (cabor).
“Di Porwanas nanti Kaltim memberangkatkan 100 orang. Untuk target kita berharap bisa mengulang di Porwanas sebelumnya, paling tidak bisa memperoleh medali emas,” kata Dida.
“Untuk di Malang kita berhasil mendapatkan satu perak dan satu perunggu. Paling tidak kita bisa lebih baik dari Porwanas di Malang kemarin,” jelasnya.
Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin terus mengingatkan pada 100 orang perwakilan Kaltim yang akan bertanding di Kalsel, bahwa bembiayaan berasal dari Anggran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Di mana, sudah diketahui bersama jika APBD berasal dari masyarakat, yang kemudian disalurkan ke berbagai bidang, termasuk ke PWI Kaltim.
“Jadi ada dua tanggung jawab yang harus kita pikul, yang pertama adalah tanggung jawab administrasi dan kedua adalah tanggung jawab moral,” kata Rahman.
“Tanggung jawab administrasi seperti yang kita tahu, setiap kegiatan pasti ada laporannya. Sehingga setiap rupiah yang kita gunakan untuk kegiatan ini bisa kita pertanggung jawabkan,” tegasnya.
Namun yang paling besar adalah tanggaung jawab moral, di mana ada nama Kaltim yang harus dijaga dalam perhelatan tersebut.
Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma mengucapkan selamat bertanding. Dirinya juga sudah melaporkan perihal ini kepada Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik.
“Tentunya Pemprov Kaltim berharap anda bisa membawa nama Kaltim di arena nasional, tentunya dengan berolahraga,” jelasnya.
“Tentunya teman-teman ada karya tulis isliah yang digabungkan dengan olahraga. Buatlah tulisan untuk membangun negara ini, untuk membangun provinsi ini terutama dalam bidang olahraga,” lanjutnya.
Pria yang akrab disapa AHK itu menekankan, bahwa olahraga di Kaltim sangat ketinggalan jauh dengan Korea dam China.
Maka melalui wartawan olahraga, AHK mengharapkan karya untuk meningkatkan publikasi terkait dengan prestasi olahraga.
“Pemerintah tidak berharap banyak, yang penting kalian bawa nama baik Kaltim saja,” pungkasnya.