Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pengoperasian Driving Range di kawasan GOR Segiri Samarinda masih menunggu penyelesaian tahapan administrasi dan penetapan skema pengelolaan.
1 menit baca3 kali dibaca

Penulis: Ayu Norwahliyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pengoperasian Driving Range di kawasan GOR Segiri Samarinda masih menunggu penyelesaian tahapan administrasi dan penetapan skema pengelolaan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini tengah mematangkan rencana kerja sama tersebut melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP).
Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Samarinda Idfi Septiani menyampaikan, sejauh ini terdapat dua pihak yang telah mengajukan minat untuk mengelola fasilitas latihan golf tersebut.
Kedua berkas pemohon juga sudah dipelajari dan dianalisis oleh tim pemkot, meski saat ini belum memasuki tahap penunjukan pengelola.
“Memang untuk driving range golf ini kita berproses terus. Ada dua pemohon yang sudah menyampaikan keinginan untuk mengelola driving range ini,” ungkapnya, Kamis (8/10/2026).
Pemilihan skema KSP berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 19 Tahun 2016 juncto Permendagri Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).
Pembahasan internal dilakukan bertahap melibatkan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Inspektorat, hingga Bagian Hukum guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi.
Selain itu, Pemkot Samarinda berencana berdiskusi dengan tenaga ahli, mengingat skema KSP baru pertama kali diterapkan dalam pengelolaan aset daerah di Samarinda.
Mengenai profil calon mitra, Idfi belum membeberkan identitas maupun asal perusahaan. Namun, salah satu pemohon diketahui memiliki portofolio dan rekam jejak kuat di bidang pengelolaan Driving Range serta lapangan golf.
Penilaian tidak hanya berfokus pada aspek olahraga, melainkan juga kemampuan pengelolaan dengan sikap keramahtamahan, kepedulian, dan ketulusan dalam menyambut serta melayani tamu atau pengunjung (hospitality), serta kondisi finansial perusahaan.
Saat ini, Pemkot Samarinda juga sedang mengkalkulasi total nilai investasi pembangunan fasilitas tersebut. Angka hasil perhitungan ini akan menjadi dasar pembahasan bersama calon mitra untuk menentukan estimasi kebutuhan awal operasional.
“Kami harapkan pada Oktober ini proses administrasinya sudah selesai dan tidak ada yang terlewat,” pungkasnya.
Editor: Erwin
474 kali dibaca
Pusat gempa berada di darat 40 km Barat Parigi Moutong
08 Okt 2026, 16:21:53 WIB • Kedalaman 13 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG