Jumat, 14/08/2026
Jumat, 14/08/2026
Atlet Biliar PWI Kukar saat mengikuti Porwada Kaltim 2025 di Kota Bontang. (PWI Kota Bontang.dok)
Jumat, 14/08/2026

Atlet Biliar PWI Kukar saat mengikuti Porwada Kaltim 2025 di Kota Bontang. (PWI Kota Bontang.dok)
Penulis : Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG — Sejenak meninggalkan rutinitas mengejar berita dan deadline, para wartawan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan bertemu dalam suasana berbeda. Bukan di lokasi liputan, ruang konferensi pers, atau di hadapan narasumber, melainkan di meja domino dan biliar.
Ya, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kukar menyiapkan turnamen domino dan biliar khusus bagi wartawan se-Kukar yang berlangsung dua hari, 15-16 Agustus besok dan lusa di Tenggarong yang menjadi bagian dari rangkaian memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Namun, turnamen ini bukan semata-mata tentang mencari siapa yang menjadi juara. Dibalik persaingan di atas meja permainan, PWI Kukar ingin menghadirkan ruang bagi insan pers untuk kembali berkumpul, berbincang, melepas penat sekaligus mempererat tali silaturahmi. Ketua PWI Kukar Andi Wibowo, mengatakan, kegiatan sengaja dikemas dalam suasana santai agar para wartawan dapat menikmati momentum kemerdekaan bersama rekan-rekan seprofesi.
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah. Yang paling penting bagaimana teman-teman wartawan bisa berkumpul, saling mengenal lebih dekat dan mempererat silaturahmi,” kata Awi sapaan akrabnya, Jumat (14/8/2026).
Rangkaian kegiatan diawali lomba domino pada Sabtu (15/8/2026) besok yang digelar di Sekretariat PWI Kukar. Para peserta akan beradu strategi dalam permainan yang lekat dengan suasana kebersamaan dan kerap menjadi hiburan di sela waktu senggang. Minggu (16/8/2026) lusa giliran turnamen biliar yang berlangsung di Tahta Biliar, Jalan Belida, Kecamatan Tenggarong. Dua jenis permainan tersebut menawarkan tantangan berbeda.
Jika di meja domino peserta dituntut mampu membaca permainan sekaligus menyusun strategi, maka di meja biliar konsentrasi, ketenangan, dan ketepatan menjadi kunci. Perbedaan karakter permainan itu justru membuat rangkaian kegiatan semakin berwarna. Suasana kompetitif tetap hadir, tetapi diharapkan tidak menghilangkan semangat sportivitas dan kekeluargaan.
Bagi PWI Kukar, kegiatan ini menjadi momentum mempertemukan para wartawan yang sehari-hari disibukkan dengan aktivitas liputan di berbagai tempat. Melalui kegiatan nonjurnalistik seperti olahraga dan permainan, para insan pers memiliki ruang untuk berinteraksi dalam suasana yang lebih cair.
Awi menyebutkan, momentum HUT RI menjadi kesempatan bagi PWI Kukar untuk membangun dan memperkuat kebersamaan di lingkungan wartawan. Menurutnya, hubungan antarsesama insan pers perlu terus dirawat, bukan hanya ketika menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu mempertemukan seluruh wartawan.
“Momentum HUT RI ini kami manfaatkan untuk membuat kegiatan yang bisa diikuti seluruh wartawan. Harapannya, suasana kebersamaan dan kekeluargaan di antara teman-teman semakin kuat,” sebutnya.
Pada akhirnya, siapa yang menjadi juara bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan turnamen. Lebih dari sekadar perebutan gelar, PWI Kukar ingin membawa semangat kemerdekaan ke dalam hubungan antarsesama wartawan melalui kebersamaan, sportivitas, dan rasa kekeluargaan. “Semoga kegiatan ini berjalan lancar, meriah dan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh peserta. Yang utama tetap kebersamaan dan sportivitas,” harap Awi.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 14/08/2026
Atlet Biliar PWI Kukar saat mengikuti Porwada Kaltim 2025 di Kota Bontang. (PWI Kota Bontang.dok)
TERPOPULER