Rabu, 05/08/2026

Serahkan Rekomendasi, LeKOP Kaltim Berharap KONI Raih Prestasi Tinggi Ditengah Efesiensi Menuju PON XXII/2028

Rabu, 05/08/2026

Pengurus LeKOP dan KONI Kaltim foto bersama usai pertemuan membahas prestasi olahraga daerah ditengah efesiensi yang dihadapi. (humasKONI)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Serahkan Rekomendasi, LeKOP Kaltim Berharap KONI Raih Prestasi Tinggi Ditengah Efesiensi Menuju PON XXII/2028

Rabu, 05/08/2026

logo

Pengurus LeKOP dan KONI Kaltim foto bersama usai pertemuan membahas prestasi olahraga daerah ditengah efesiensi yang dihadapi. (humasKONI)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Sebagai bagian dari dukungan untuk memajukan prestasi olahraga di Kalimantan Timur (Kaltim), Lembaga Kajian Olahraga Prestasi (LeKOP) Kaltim membuat beberapa rekomendasi agar Benua Etam bisa meraih prestasi terbaik pada PON XXII/2028 mendatang di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) ditengah efesiensi anggaran yang dihadapi.
Terkait hal itu, rekomendasi dari hasil Diskusi Besar Olahraga Prestasi (DBOP) yang sudah berlangsung pada Juni lalu diserahkan LeKOP Kaltim kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim Rabu (5/8/2026) sore tadi di gedung KONI Kaltim Jalan Kusuma Bangsa, Samarinda.
Rombongan LeKOP Kaltim dipimpin Tugiman sebagai ketua diterima Wakil Ketua Umum II dan Wakil Ketua Umum II KONI Kaltim, Hendra Radinald Ary dan  Andri Dauri Husain yang akrab disapa Dandri Dauri, saat penyerahan rekomendasi tersebut.
Diketahui efisiensi anggaran menjadi tantangan besar yang dihadapi dunia olahraga tak hanya Kaltim tapi juga provinsi lain jelang persiapan menuju PON XXII/2028 di NTB dan NTT. Dalam kondisi keterbatasan fiskal, kebutuhan pembinaan atlet tetap dituntut menghasilkan prestasi.
Tugiman menyatakan kalau rekomendasi yang mereka berikan kepada KONI Kaltim lebih menitik beratkan bagaimana cara menghadapi kurangnya anggaran ditengah tuntutan Gubernur Rudy Mas’ud yang berharap kontingen dari provinsi yang dipimpinnya bisa menembus 3 Besar di NTB dan NTT.
“Target prestasi yang diharapkan gubernur akan sulit dicapai kalau dukungan anggaran pembinaan tidak memadai. Efesiensi menuju prestasi jadi dua hal yang tak bisa dipisahkan. Prestasi akan sulit dicapai kalau tidak ada dana yang mendukung, apalagi data prestasi atlet juga belum terakumulasi dengan baik," kata Tugiman kepada media usai pertemuan.
KONI Kaltim saat ini menghadapi tantangan untuk membuktikan target prestasi yang diharapkan pemerintah daerah dapat berjalan seiring dengan kemampuan anggaran yang tersedia.
Karena itu LeKOP berharap Pemprov Kaltim, Dispora Kaltim, hingga pemerintah kabupaten dan kota tetap memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet karena sangat penting agar cabang olahraga memiliki ruang mempersiapkan atlet menuju ajang nasional.
Rekomendasi lain yang disampaikan LeKOP adalah mendorong pembenahan tata kelola organisasi olahraga. Penyegaran kepengurusan KONI Kaltim mendapat apresiasi dan diharapkan reorganisasi tersebut diikuti peningkatan transparansi serta sistem pembinaan yang lebih baik.
"Perbaikan tata kelola itu sudah pasti. Saya melihat sudah ada reorganisasi, strukturnya juga berubah. Transparansi juga penting dalam hal ini," katanya.
LeKOP turut mengusulkan pembentukan sentra pembinaan atlet sebagai pusat pengembangan olahraga prestasi di Kaltim. Gagasan itu dinilai dapat melengkapi sistem akademi olahraga sekaligus menjadi wadah pembinaan berkelanjutan.
Termasuk kemudian pentingnya jaminan kesejahteraan bagi pelaku olahraga prestasi serta forum diskusi rutin yang melibatkan pemerintah, KONI, akademisi, dan pemangku kepentingan olahraga untuk merumuskan arah pembinaan yang lebih terukur.
Menanggapi rekomendasi yang mereka terima,  Dandri Dauri menyambut baik masukan yang disampaikan LeKOP dan menilai keberadaan lembaga independen diperlukan sebagai mitra kritis dalam membangun olahraga prestasi di Kaltim.
"Kehadiran LeKOP memang diperlukan. Mengkritik, memberi masukan, saran dan pendapat itu sebuah hal yang baik. Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi langkah awal penyelarasan dan persamaan persepsi demi kemajuan prestasi olahraga di Kalimantan Timur terutama menuju PON 2028," harap Dandri.
Rekomendasi juga masukan dari LeKOP akan menjadi bahan evaluasi KONI Kaltim dalam menyusun kebijakan pembinaan olahraga, termasuk pembahasan cabor yang dipertandingkan pada Porprov, kesiapan venue hingga pengelolaan organisasi.
Pengalaman pengurus LeKOP yang sebagian merupakan mantan pengurus KONI juga pelaku olahraga menjadi modal penting dalam memberikan perspektif terhadap arah pembinaan olahraga di daerah.
"Saya berharap LeKOP memosisikan diri sebagai oposisi yang positif, bukan oposisi yang negatif. Jangan hanya menjadi sekumpulan orang yang bebas berpendapat, tetapi juga melahirkan ide-ide untuk masa depan olahraga Kaltim. Kami juga siap untuk hadir kalau diundang dalam diskusi olahraga," ucap Dandri yang juga manajer tim sepakbola Borneo FC ini.

Editor: Erwin

Serahkan Rekomendasi, LeKOP Kaltim Berharap KONI Raih Prestasi Tinggi Ditengah Efesiensi Menuju PON XXII/2028

Rabu, 05/08/2026

Pengurus LeKOP dan KONI Kaltim foto bersama usai pertemuan membahas prestasi olahraga daerah ditengah efesiensi yang dihadapi. (humasKONI)

Share

Berita Terkait