Dampingi Kemenpora, Pelatih Gulat Uzbekistan Beri Pelatihan
2 menit baca1.141 kali dibaca
SAMARINDA – Pelatih asal Uzbekistan, Adam Abudraimov, membagi ilmunya dengan pegulat-pegulat Kaltim selama dua hari di Samarinda pada Rabu (15/11) dan Kamis (16/11) kemarin di Gedung Gulat Jl Jakarta, Loa Bakung.
Adam sendiri merupakan pelatih gulat Pelatnas persiapan Indonesia ke Asian Games 2018. Tanpa ada rencana sebelumnya, Adam memberikan latihan karena berada di Samarinda mendampingi tim dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Gelar juara umum yang diraih gulat di ajang kejurnas beberapa waktu lalu membuat Adam tertarik untuk memberikan ilmu baru.
Kepala Bidang Pemanfaatan Iptek Olahraga Kemenpora Hariyanto menjelaskan, program pendampingan ini bertujuan untuk monitoring pelatihan gulat yang dilakukan Kemenpora ke daerah-daerah termasuk Kaltim. “Sebenarnya ada dua cabang olahraga yang mendapat program pendampaingan yaitu gulat dan angkat besi dengan didampingi pelatih pelatnas tapi saat ini hanya gulat yang kami datangi. Tujuan hanya monitoring dan bimbingan teknis langsung terkait kepelatihan dan evaluasi tentang atlet, pelatih serta sarana-prasarana,” jelas Hariyanto.
Hadir juga .Sekjen PB Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI), Yahya Majid. Menurutnya program ini bisa disebut coaching clinic dari pusat ke daerah. Selain pendampingan dan monitoring pihaknya juga melakukan evaluasi terhadap program pelatihan gulat daerah termasuk performa pelatih, sarana dan prasarana, hingga keperluan gizi.
“Kami akan melakukan pelatihan 2 hari berturut-turut kami akan memberikan petunjuk teknis mana yang perlu disempurnakan. Kami saling membagi ilmu,” kata Majid. Kaltim meurutnya punya potensi besar melahirkan pegulat handal di level internasional. Pasalnya saat ini Kaltim masih menjadi barometer gulat nasional. Hal ini dibuktikan dengan raihan juara umum di Kejurnas beberapa waktu lalu. Tak hanya itu, pihaknya juga memuji antusias dari pegulat Kaltim yang berkembang sejak usia junior. Kaltim punya Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) dan Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI).
“Kedatangan kami ini bukan kami mencari kesalahan atau koreksi. Tapi kami lihat faktor non teknis apa yang ingin kami berikan saran ke kementerian untuk mendukung program PPLP gulat termasuk dengan SKOI, nah ini potensinya sangat bagus dalam mencetak atlet unggulan kedepannya,” tuturnya.
Sementara Sekretaris Umum PGSI Kaltim Sumarlani mengaku bangga mendapat kunjungan tersebut. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat dalan meningkatkan kualitas pegulat khususnya Kaltim sekaligus mengevaluasi program latihan. “Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini bisa meningkatkan kemampuan pelatih dan atlet Kaltim. Meski hanya dua hari, paling tidak bisa menambah ilmu dan Ini sangat bagus. Mudah-mudahan pelatihan ini bisa berlanjut,” papar Sumarlani.
Atlet Kaltim yang terlibat dalam prlatihan hari pertama ini berasal dari Samarinda, Tenggarong, Balikpapan, atlet SKOI dan PPLP. (rgn)










