Turnamen ini akan digelar mulai 22-25 Agustus 2025 di GOR Bulu Tangkis, Kompleks Gelora Kadrie Oening, Sempaja, Samarinda.
Sebelum laga perdana dimulai, panitia menggelar technical meeting sekaligus sesi timbang badan pada Kamis (21/8/2025) hari ini, sebagai bagian dari rangkaian awal kejuaraan.
Technical Delegate gulat Piala Gubernur, Rudiansyah menjelaskan bahwa pertandingan tahun ini akan mempertandingkan tiga kategori usia, yakni U-12, U-15, dan U-17.
“Di U-12, pesertanya adalah anak-anak usia 4 sampai 10 tahun. Mereka ini bibit-bibit muda yang kita siapkan sejak dini untuk mengenal teknik dasar gulat,” ujarnya.
Untuk kategori U-15, peserta berasal dari kalangan remaja yang sedang dalam proses pembinaan menuju jenjang senior. Menariknya, kategori ini juga terbuka untuk pegulat dari luar daerah.
“Ada peserta dari Kalimantan Selatan yang ikut serta di U-15. Permintaan mereka disetujui Dispora, jadi kami akomodir,” tambahnya.
Sementara itu, kategori U-17 memiliki bobot lebih penting karena menjadi ajang seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Jakarta.
Menurut Keke sapaan akrab Rudiansyah, cabang olahraga gulat memang tidak dipertandingkan pada ajang pra-Popnas sebelumnya, namun tetap masuk dalam daftar resmi Popnas yang akan digelar di akhir tahun.
Oleh karena itu, Piala Gubernur Kaltim dijadikan ajang seleksi awal untuk menentukan atlet terbaik yang akan memperkuat Kaltim.
“Di Popnas nanti ada sepuluh nomor pertandingan gaya bebas, enam untuk putra dan empat untuk putri. Target awalnya, Kaltim akan mengikuti semua nomor. Tetapi keputusan akhir mengenai jumlah atlet tetap ada di tangan Dispora,” jelas pelatih tim PON Kaltim itu.
Lebih jauh, Keke menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan Piala Gubernur adalah sebagai wadah pembinaan atlet lokal.
Melalui turnamen ini, diharapkan dapat memunculkan generasi baru pegulat Kaltim yang kelak bisa mengharumkan nama daerah di level nasional maupun internasional.
“Intinya, Piala Gubernur bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga sarana pembinaan berjenjang, mulai dari usia dini, remaja, hingga persiapan menuju ajang besar seperti Popnas,” tutupnya.
Editor: Erwin