Penandatanganan ini menjadi tonggak awal bagi keberlanjutan pembinaan olahraga prestasi di Benua Etam.
Gubernur Rudy Mas’ud menyebutkan bahwa dana hibah ini akan disalurkan ke berbagai sektor olahraga dan kepemudaan di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim.
Termasuk di dalamnya kegiatan kepramukaan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi), olahraga disabilitas, biliar, hingga olahraga ASN melalui Bapor Korpri.
“Dana hibah ini Insyaallah bisa dimanfaatkan secara akuntabel, transparan, tepat sasaran, dan yang paling utama dapat dipertanggungjawabkan serta dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat dan generasi muda Kaltim,” ujar Rudy.
Ia menegaskan, pembinaan olahraga yang tepat akan menjadi modal penting dalam mewujudkan Kaltim Emas, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Dirinya berharap dana hibah tersebut mampu menopang kesiapan atlet-atlet Kaltim menghadapi berbagai ajang, mulai dari level regional Kalimantan hingga internasional.
“Kita menargetkan juara satu untuk event nasional, minimal masuk tiga besar,” tambahnya optimistis.
Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan penuh Gubernur Rudy Mas’ud terhadap dunia olahraga daerah.
Dia menyebut penandatanganan NPHD ini sebagai langkah krusial untuk menggerakkan kembali roda pembinaan prestasi olahraga yang sempat tertunda.
“Tanpa NPHD, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Banyak agenda yang harus kami persiapkan, mulai dari Babak Kualifikasi (BK) Porprov di Paser, Porprov itu sendiri, lalu Kejurnas hingga BK PON 2027,” pungkasnya.
Editor: Erwin