Tiongkok finis ketiga pada final kejuaraan yang berlangsung di Singapura tersebut, dibelakang Amerika Serikat dan Australia sebagai juara pertama.
Yu adalah peraih medali termuda di kompetisi internasional dunia sejak Inge Sorensen dari Denmark meraih medali perunggu pada nomor gaya dada 200 meter dalam Olimpiade 1936, kurang dari sebulan setelah ulang tahunnya yang ke-12. "Rasanya sangat emosional, perasaan yang menyenangkan," kata Yu melansir dari laman bbc.com Sabtu (2/8/2025) hari ini.
Gadis yang akan berusia 13 tahun pada bulan Oktober mendatang ini hampir meraih kemenangan individu di final gaya kupu-kupu 200 meter putri tetapi gagal meraih medali karena berada di posisi keempat.
Pada final gaya ganti perorangan tiga hari lalu, Yu gagal meraih medali dengan selisih 0,06 detik dan kembali finis di posisi keempat.
Pada bulan Mei 2025 lalu Yu sudah mencetak rekor dunia untuk anak berusia 12 tahun di nomor gaya ganti perorangan 200 meter dengan catatan waktu 2:10,63, yang membuat World Aquatics menyebutnya sebagai sebuah sensasi di media sosial.
Namun dibalik itu, keikutsertaan Yu di Kejuaraan Dunia telah menimbulkan beragam pendapat. Sejatinya atlet yang ikut dalam kejuaraan harus berusia minimal 14 tahun, tetapi Yu diizinkan ikut serta karena catatan waktunya memenuhi standar 'A' asosiasi.
Meskipun kemampuan Yu tidak perlu dipertanyakan lagi, tidak semua orang yakin ia seharusnya diizinkan berkompetisi di panggung dunia.
"Melihat seorang anak muda mengikuti nomor yang ia ikuti sungguh menakjubkan, tetapi hal itu sedikit menimbulkan pertanyaan, sudah berapa lama ia berlatih keras?" kata juara dunia empat kali Karen Pickering dan peraih medali perunggu Olimpiade Steve Parry saat berbicara di BBC Radio 5 Live.
"Latihan seperti apa yang ia lakukan? Apa pengaruhnya terhadap fisiknya? Saya khawatir tentang dampaknya secara fisik terhadap seorang anak yang melakukan latihan sebanyak itu diusianya. Kita telah melihatnya pada pesenam yang didorong terlalu muda dan dampaknya terhadap tubuh mereka dalam jangka panjang," paparnya
Parry menyebut partisipasi Yu positif dan mengingatkan pada Sharron Davies yang mewakili Inggris Raya di Olimpiade 1976 pada usia 13 tahun. "Dia seorang gadis muda berusia 12 tahun dan memang wajar kita bertanya, tetapi saya pernah berlomba dengan Michael Phelps yang berusia 15 tahun di Sydney dan dia kemudian menjadi perenang terhebat yang pernah kita lihat," jelas Parry.
Editor: Aspian Nur