Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, menyampaikan bahwa pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.
Dispora pun telah melakukan kegiatan Pembinaan Kader Inti Pemuda Anti Narkoba, yang diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pencegahan narkoba di kalangan remaja dan pemuda.
Keterlibatan aktif pemuda dalam gerakan ini menjadi kunci penting dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di masyarakat.
“Melalui pembinaan ini, kami berharap akan lahir generasi yang mampu tampil sebagai pemimpin dan pelopor dalam gerakan anti narkoba di Benua Etam,” ujar Agus, Senin (23/6/2025).
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan provinsi yang sehat dan terbebas dari ancaman narkotika. Sebab, keberhasilan gerakan ini tidak bisa tercapai tanpa sinergi antara pemerintah, masyarakat, institusi pendidikan, komunitas hingga keluarga.
“Semua pihak harus bergandengan tangan. Tanpa kebersamaan, mustahil kita bisa menciptakan Kaltim yang bebas narkoba,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Agus turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak atas terselenggaranya program pembinaan tersebut.
Ia menyebut kegiatan ini sebagai pijakan awal menuju perubahan yang lebih besar di masa mendatang.
“Langkah kecil yang kita ambil hari ini bisa menjadi awal dari gerakan besar jika dijalankan secara konsisten,” imbuhnya.
Agus meyakini dengan memberdayakan pemuda melalui program-program positif, Kaltim dapat melahirkan agen-agen perubahan yang mampu membawa masyarakat ke arah kehidupan yang sehat dan produktif.
“Ini adalah investasi jangka panjang. Jika kita konsisten dalam membina pemuda, maka masa depan daerah ini akan berada di tangan generasi yang kuat, tangguh, dan terbebas dari narkoba,” pungkasnya.
Editor: Erwin