Hal ini diungkapkan Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kutai Barat, Teddy Rakhmat. Menurutnya, pelaksanaan Piala Soeratin ini merupakan yang pertama kali diadakan di daerah tersebut.
“Piala Soeratin U-13 dan U-15 di Kubar ini baru pertama kali diadakan dan ini kewajiban kami mengadakannya sebagai pengurus Askab PSSI Kubar. Ini dibuka kemarin, pada 14 Juni dan direncanakan berakhir 30 Juni mendatang,” Rabu (18/6/2025).
Di Piala Soeratin U-13 diikuti sebanyak 11 klub yang berasal dari sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) dan untuk U-15 sebanyak oleh 15 klub SSB.
Lantaran perdana diselenggarakan, Teddy tak memungkiri adanya kendala yang terjadi. Namun dia memastikan dalam penyelenggaraannya dapat lancar sampai akhir.
“Kalau masalah kendala pasti ada, karena kita di sini lebih mengutamakan tidak ada pencurian umur. Kemudian kepemimpinan wasit kita tegaskan, jangan ada yang berat sebelah,” bebernya.
“Kemudian untuk administrasi, alhamdulillah banyak dibantu Asprov PSSI Kaltim untuk menginformasikannya,” tambahnya.
Sementara khusus untuk wasit ini, pihaknya memiliki banyak pengadil lapangan yang berlisensi C3 dan jumlah mencapainya 56 orang. Ini merupakan hasil pelatihan yang dilakukan di tahun sebelumnya.
“Tahun kemarin kita mengadakan pelatihan wasit. Itu awalnya se-Kubar ini hanya miliki 16 wasit berlisensi,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Teddy tak memungkiri terdapat tawaran untuk menjadi tuang rumah Piala Soeratin 2025 tingkat Provinsi Kaltim. Namun, surat resminya masih belum diterima, sehingga dirinya masih menunggu.
“Saya juga masih menunggu surat penawaran dari Asprov, dan itu akan saya bawa sebagai bahan dan saya berkomunikasi dengan pemangku-pemangku kepentingan di Kabupaten Kubar,” pungkasnya.
Editor: Erwin