Kegiatan itu berlangsung di Polder Air Hitam, tepatnya di Gedung Pencak Silat dan Dojang Taekwondo hingga 6 Oktober 2024 mendatang.
Kejuaraan ini dilakukan dalam rangka menjaring pelajar Kaltim yang akan dibina secara berkelanjutan sebagai regenerasi atlet berprestasi di Kaltim.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Saputra Sugiarta mengatakan ada 2.000 atlet dengan 100 pelatih dari cabang olahraga (cabor) karate.
Sedangkan cabor pencak silat ada sebanyak 350 atlet dan lima pelatih. Di mana, semua atlet tersebut berasal dari seluruh kabuapten/kota yang ada di Kaltim.
“Mengucapkan banyak terima kasih dan bangga atas kehadiran adik-adik semua, lewat kegiatan kejuaraan cabor karate dan pencak silat ini,” kata Bagus.
Dia mengatakan melalui kejuaraan ini bisa memacu dalam pembinaan atlet tingkat pelajar, serta berkesinambungan.
Semakin tingginya volume pertandingan bisa dijadikan pengalaman dan menuntut mental bertanding bagi para atlet. “Serta menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang kelak akan membanggakan nama baik Kaltim pada even-even yang akan datang, menggantikan senior-seniornya,” jelasnya.
Bagus menekankan, dalam kejuaraan, tak boleh hanya sekadar memenangkan pertandingan, tapi juga semnagat kebersamaan dan sportivitas.
Dalam ajang itu juga, Bagus mengharapkan silaturahmi dengan semua peserta. Mengingat ada ribuan peserta dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Kaltim.