Ada 128 pebiliar mengikuti ajang ini yang dibagi dalam dua kelas, bola sembilan dan bola sepuluh. Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar mendukung turnamen biliar ini yang menurut Ketua Pengkab POBSI Kukar Sopian sangat penting untuk pembinaan atlet biliar khususnya bagi yang pemula B dan atlet muda.
“Kami dituntut untuk membina atlet muda karena sudah ada wacana aturan memakai kelompok umur maksimal 30 tahun di PON,” kata Sopian kepada Korankaltim.com, Senin (29/7/2024) harin ini. “Karena itu untuk di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) paling tidak kami menyiapkan atlet maksimal di usia 25 tahun,” imbuh Mayong, sapaan akrab Sopian.
POBSI Kukar berterima kasih kepada Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni yang memberikan dukungan kepada mereka.
“Kami berharap kejuaraan khusus pemula B dan muda bisa dilaksanakan minimal setahun dua kali karena animo peserta yang tinggi. Peserta kami batasi 128 atlet karena waktu hanya dua hari saja padahal masih banyak peserta yang ingin ikut,” ungkap Mayong.
Terpisah, Aji Ali Husni memberikan apresiasi atas digelarnya kegiatan ini yang jadi bukti keseriusan kawan-kawan pengurus cabor dalam upaya pembinaan atlet asli Kukar. “Seperti arahan Bupati Edi Damansyah pentingnya melakukan pembinaan atlet asli lokal, kami harap apa yang dilakukan POBSI Kukar ini bisa dicontoh oleh cabor lainnya,” ujar Ali.
Editor: Aspian Nur