Adalah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kelompok Umur Usia Dini Karate yang digelar di Gedung Bela Diri Aji Imbut Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, jadi program lanjutan DBON Kaltim dan diikuti ratusan karateka usia muda putra dan putri dari seluruh daerah di Benua Etam.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltim Agus Hari Kesuma membuka resmi kejurprov ini didampingi Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim Zairin Zain dan Ketua Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate Indonesia (Pengprov Forki) Kaltim Seno Aji pagi kemarin.
“Kejurprov ini merupakan rangkaian tahapan talent scouting yang sudah dilakukan DBON Kaltim di Samarinda pekan lalu. Bersama Forki, DBON siap menjaring bakat-bakat potensial dari cabang olahraga ini khususnya kepada atlet usia dini untuk mengisi akademi DBON Kaltim nantinya,” jelas Agus Hari Kesuma saat membuka kejurprov.
Agus berharap kejuaraan ini menjadi ajang yang memacu semangat dan prestasi atlet karate usia dini untuk berprestasi. “Kejurprov ini sarana pembentukan karakter dan kesehatan mental bagi generasi muda,” tegasnya.
Kejurprov ini mempertandingkan kategori kumite dan kata ini diharapkan juga bisa menjadi pengalaman berharga dan kompetitif kepada karateka yang berlaga.
Sementara Zairin Zain menambahkan, DBON Kaltim berterima kasih kepada para orangtua dan pelatih yang mendukung bahkan memberikan semangat dan motivasi secara langsung di arena pertandingan.
“Insha Allah dari kejurprov usia dini ini akan lahir atlet berprestasi dari cabang olahraga karate yang bisa membawa nama daerah hingga pentas internasional,” kata Zairin.
“Kejurprov ini kami gelar untuk mencari bakat-bakat baru yang nantinya bisa mewakili daerah ini dalam kompetisi tingkat nasional,” sebutnya lagi.
Seno Aji sebagai Ketua Umum Forki Kaltim juga menyambut positif kegiatan ini. “Saya harap semua atlet bisa bertanding dengan menjunjung tinggi fair play dan sportivitas. Kalah menang hal yang biasa, yang penting mendapat pengalaman dari kejurprov ini,” ujar Seno.
Editor: Aspian Nur