Rahman yang kembali dipercaya menahkodai KONI Kukar hingga empat tahun mendatang menegaskan target utama mereka, yaitu juara Pekan Olahraga PRovinsi (Porprov) VII di Paser.
"Dalam perjalanannya periode pertama lalu saya bersama pengurus sudah mencapai tujuan meski banyak banyak badai dan ada anggapan saya di KONI ini hanya untuk batu loncatan ke legislative tapi saya tegaskan tidak. Periode kedua ini semakin menegaskan saya memang bertekad hanya untuk mengabdi bagi kemajuan olahraga Kutai Kartanegara, target kami di Porprov Paser mendatang juara umum," tegas Maman.
Maman, sapaan akrab Rahman mengingatkan seluruh pengurus KONI Kukar agar melaksanakan tugas fungsinya sebagai pelayan pengurus cabang olahraga dan seluruh atlet. "Apa yang menjadi keperluan cabor dan atlet Kukar itulah yang menjadi tugas kami untuk melayaninya. Pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga dengan bibit atlet asli lokal Kutai Kartanegara seperti yang sudah ditunjukkan bersama mampu meraih emas pada cabor sepakbola di Berau kemarin bermaterikan anak-anak asli Kutai Kartanegara," ucapnya.
Maman memimpin KONI Kutai Kartanegara periode 2023 - 2027 dan dilantik dan dikukuhkan Rusdiansyah Aras sebagai ketua KONI Kaltim disaksikan Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah beserta pengurus-pengurus cabang olahraga di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.
Pada pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Juli 2023 lalu Maman terpilih secara aklamasi dan sudah menjabat dua periode berturut-turut.
Edi Damansyah secara teprisah menyatakan pentingnya sebuah pembinaan. Dengan pembinaan yang baik hasilnya pasti baik. Kepengurusan KONI Kukar periode baru ini disebutkan Edi 75-80 persen merupakan masih wajah-wajah kepengurusan periode lama, meskipun demikian diharapkan tetap ada perubahan kearah yang lebih baik dari periode sebelumnya.
"Harapan saya harus lebih berkembang lagi meningkatkan kinerjanya, terimakasih target yang ditetapkan tapi kalau tidak ada pola pembinaan yang baik maka target itu hanya mimpi di siang bolong, pembinaan yang baik hasilnya pasti juga baik," tegas Edi.
Editor: Aspian Nur