Seperti yang diketahui, Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim baru saja mengadakan perpisahan untuk siswa kelas XII.
“Pada kelulusan ini, anak-anak kita yang merupakan atlet berprestasi sudah menampilkan bakat-bakat, artinya ini tidak hanya sekadar omongan, tapi pembuktian,” ucap Kurniawan, Rabu (22/3/2023).
Kurniawan mengatakan untuk pembinaan Disdikbud telah berkomitmen mendukung dari segi pendanaan lattihan maupun saat bertanding.
Juga mempersiapkan sarana dan prasarana sebagai sarana untuk semua Cabang Olahreaga (Cabor) yang ada di SKOI Kaltim.
“Ini sudah kita minta pada kepala sekolahnya agar mempersiapkan dan menggemleng anak-anak untuk mengikuti event internasional lagi,” ujarnya.
Bersamaan dengan adanya Desai Besar Olahraga Nasional (DBON), yakni menggali potensi pada anak-anak dibawah umur, yang kemudian dibina dan terus dikembangkan.
Setelahnya akan diserahkan pada masng-masing Cabor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.
“Tetapi apapun nama instansinya, kalau dalam pembinaan tentu akan kita sambut baik. Jadi setelah mereka lulus itu nanti saya titip anak-anak saya ini pada KONI Kaltim,” jelasnya.
Dirinya juga mengarahkan pada murid SKOI untuk mesuk untuk mendaftarkan dirinya pada Beasiswa Kaltim Tuntas agar bisa melanjutkan ke Perguruan Tinggi yang ada di Kaltim saja.
Editor: Rusdianto