Keinginan untuk memunculkan atlet berprestasi jadi alasan kuat pengurus cabang olahraga bela diri ini menggelar kejuaraan se-Benua Etam. “Untuk kejuaraan diikuti 300 atlet se-Kaltim, yang mengikuti ujian DAN 2 ada 118 orang. Kami berterima kasih kepada pengurus Inkai di daerah yang mengirimkan atlet binaan mereka untuk ikut ajang ini,” kata Ketua Pengprov Inkai Kaltim Sambas kepada Korankaltim.com disela kegiatan gashuku pagi tadi.
Diharapkan dari ajang ini Inkai bisa mendapatkan atlet potensial yang nantinya bisa mewakili Inkai Kaltim di level nasional. “Kejuaraan ini seperti seleksi untuk atlet dari seluruh daerah, yang berprestasi kami kirim ke kejurnas Inkai,” jelas Sambas lagi.
Pembukaan kegiatan ini digelar Sabtu (11/2/2023) pagi lalu setelah sehari sebelumnya sudah digelar kejuaraan. Perwakilan Pengurus Pusat Inkai, Dewan Guru, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman Brigjen TNI Susilo, Wakil Ketua I KONI Kaltim Ego Arifin, wakil dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur Lury Saksono Ketua Pengprov Federasi Olahraga Karate-DO Indonesia (Forki) Kalimantan Timur Seno Aji hadir pada pembukaan ini.
Hadi Mulyadi pada pembukaan tersebut mengatakan olahraga bagian yang bisa membangun fisik dan mental generasi muda. “Dengan aktif terlibat di olahraga, khususnya di Inkai, semoga hal negatif seperti narkoba dikalangan anak muda dicegah,” ujar Hadi.
“Seandainya diperkenankan, saya ingin mengusulkan agar ada kurikulum yang mewajibkan anak-anak mengikuti ekstrakurikuler olahraga, diantaranya bela diri,” harap Hadi yang mendapat DAN Kehormatan dari Dewan Guru Inkai dan hadir mengenakan baju Inkai.
Pelantikan Pengprov Inkai Kaltim periode kepengurusan 2021-2024 yang dipimpin oleh Sambas dilakukan pada pembukaan tersebut. “Karena dua tahun terakhir terbatas pandemi, pelantikannya baru bisa dilaksanakan sekarang,” jelas Wakil Ketua Pengprov Inkai Kaltim Muhammad Yusuf Koen.
Seno Aji mengapresiasi kegiatan ini. Sebelumnya Seno juga hadir dan membuka kejuaraan karate bertaraf provinsi di Balikpapan. “Semakin banyaknya turnamen menandakan bahwa karate benar-benar semakin dicintai masyarakat Kaltim,” ujar Seno.
Seno berharap besar kepada Inkai bisa jadi penyumbang atlet berprestasi untuk Kaltim. “Dari dua karateka Kalimantan Timur yang tampil di PON XX/2021 lalu di Papua, satu diantaranya berasal dari Inkai, mereka sama-sama meraih perunggu. Semoga ini menjadi pelecut agar Inkai eksis memunculkan atlet berprestasi untuk daerah,” harap Seno yang juga anggota DPRD Kalimantan Timur ini.
Editor: Aspian Nur