
Gol semata wayang tercipta terjadi pada babak pertama. Setelahnya, tidak ada gol lagi yang tersaji pada partai final tersebut meski kedua tim menunjukkan permainan terbuka dan jual beli serangan.
Sebelum memainkan partai final, juga digelar partai perebutan tempat ketiga yang mempertemukan kesebelasan Kelurahan Loa Ipuh melawan Kelurahan Melayu. Pada partai ini, Kelurahan Loa Ipuh keluar sebagai pemenang berkat gol yang diciptakan pada babak kedua.
Camat Tenggarong Sukono mengaku bersyukur dan bangga pelaksanaan turnamen sepak bola yang bertujuan untuk turut mencetak atlet asli Kukar ini berlangsung aman dan lancar.
"Alhamdulillah lancar ya, terima kasih seluruh peserta tim kesebelasan asal kelurahan dan desa yang turut memeriahkan gelaran ini. Semoga ini sarana kita semakin memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan. Sesuai tema kemerdekaan HUT ke-77 RI tahun ini, diharapkan melalui turnamen ini Indonesia khususnya Kota Tenggarong pulih lebih cepat bangkit lebih kuat perekonomian warganya," tegasnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin