Dikatannya, kedua atletnya yang persiapkan dalam kejuaraan dunia mendatang yaitu Hendra dan Dinda juga terus melakukan latihan. Selain itu juga seluruh atlet yang tergabung dalam Tc mandiri dianjurkan untuk tetap berlatih demi menjaga kualitas dan kemampuan bermainnya.
"Kalau pesilat Kaltim saat ini tetap berlatih, Sebab kalau anak-anak yang disiapkan di kejuaraan dunia itu tidak berlatih dikhawatirkan bergeser saat pelatnas dan seleknas nanti," Kata Ego.
Meski sedang berpuasa latihan tetap sesuai dengan program pelatih, hanya saja pola latihan dan jam latihan sedikit diminimalisir agar tetap menjaga kondisi tubuh dan tetap lancar menjalankan ibadah.
"Atlet silat supaya tetap berlatih dalam kata lain bulan puasa itu bukan halangan. Cuman memang materinya dikurangi atau frekuensinya dikurangi, jangan sampai tidak melaksanakan latihan," sambungnya.
Pemberhentian pelatihan saat Ramadan tentu akan memberikan pengaruh besar dalam menentukan kemampuan atlet ke depan, apalagi sebentar lagi Kalimantan Timur akan melaksanakan kejuaraan multi event yaitu Porprov VII di Kabupaten Berau mendatang.
"Kalau tidak latihan akan kelihatan pada saat tampil di Porprov, saran saya supaya anak-anak itu khusunya yang masuk di desentralisasi untuk tetap berlatih supaya kalau ada event bisa memperlihatkan kualitasnya," ujar Ego.
Selain berlatih, atlet juga menjaga kondisi tubuhnya dengan makanan yang kaya gizi.
Penulis: Linda Mulyani
Editor: Supiansyah