Sementara empat tim yang bertanding sore tadi pada laga pertama PS Pemuda yang diremukkan RMC X AFD setengah lusin gol alias 0-6.
Laga terakhir mempertemukan dua tim yang sama-sama tangguh, Sepuhun FC dan TM FC. Pertandingan ini layaknya final kepagian karena kehebatan kedua tim yang dibuktikan dengan drama adu penalty sebagai pembuktian siapa yang lolos ke semifinal dan TM FC menyingkirkan Sepuhun FC lewat babak tos-tosan tersebut.
Ketua Panitia Pelaksana Joni AB kepada Korankaltim.com sore tadi mengaku bersyukur karena gelaran perdelapan final sudah rampung dan semua tim yang lolos menatap laga semi final sepekan ke depan.
“Alhamdulillah lancar dan semua tim kami berikan apresiasi yang tinggi baik yang menang maupun yang kalah tetap mengutamakan respect dan fairplay yang luar biasa,” ujar Joni.
Fase semi final akan mempertemukan Biru Muda melawan LIP FC dan RMC AFD melawan TM FC.
“Kami sadari tensi pertandingan pasti semakin tinggi mengingat sudah mengerucut hingga babak semi final pekan depan. Diharapkan para peserta tetap menjunjung tinggi sportifitas dan yang kalah di semi final masih berkesempatan bertanding sekali lagi di partai perebutan juara ketiga,” papar Joni.
Sementara Ketua Askab PSSI Kukar, H Ardinansyah juga memberikan apresiasi tinggi kepada semua pemain pelatih dan seluruh ofisial tim yang turut mensukseskan gelaran ini.
“Kalah menang itu biasa, yang terpenting silaturahmi tetap terjaga. Mari bersama-sama dtingkatkan kualitas bidang olahraga sepakbola di Kutai Kartanegara guna menghadapi gelaran Porprov Berau November mendatang. Yang kalah tak perlu bersedih hati dan yang menang tidak perlu jemawa, karena sepakbola menyatukan kita semua,” tegas Haji Nan, sapaan akrabnya Ardinansyah.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur