"Kami sudah melakukan persiapan sejak bulan September lalu untuk ikut ke Popda," kata Sekretaris Dispora yang juga Ketua Kontingen Popda Kukar Rakhmadan kepada korankaltim.com Kamis (7/10/2021) pagi tadi.
Rakhmadan mengungkapkan, awalnya Popda ini urung terlaksana, karena Berau yang ditunjuk jadi tuan rumah mengundurkan diri, namun setelah dilakukan kesepakatan akhirnya dialihkan ke Paser.
"Bulan lalu kami koordinasi dengan Dispora Kaltim bidang peningkatan prestasi olahraga dan juga rapat penunjukan kembali di Balikpapan. Popda 2021 jadi tapi dialihkan ke Paser, surat keputusan sudah keluar, tapi karena kondisi pandemic akhirnya tertunda, awalnya Juli-Agustus akhirnya dialihkan ke November," ungkapnya.
Dispora Kukar pun siap mengikuti namun terkendala anggaran karena anggaran yang awalnya genap Rp2 miliar menyusut menjadi 1,5 miliar karena rasionalisasi anggaran.
"Ada 19 cabang olahraga yang kami ikuti, kendalanya dianggaran, awalnya kami perlukan Rp2 miliar tapi jadi Rp1,5 miliar, dirasionalisasi 30 persen akibat pandemi ini jadi kami akan gunakan anggaran Rp1,2 miliar," sebut Rakhmadan.
Anggaran itulah yang akan digunakan sebaik mungkin agar tetap maksimal dan Dispora mengapresiasi cabang olahraga yang siap berkontribusi dengan dana mandiri.
"Kalau mengandalkan anggaran yang ada mungkin hanya 9 cabang olahraga atau setengahnya saja yang bisa berangkat ke Paser, tapi karena ada sumbangsih mandiri jadi berapapun yang kami biayai itulah kemampuan kami, supaya semuanya berangkat. Kuota atlet sebanyak 180 orang," paparnya.
Dispora Kukar menargetkan pada Popda 2021 ini meskipun keterbatasan anggaran bisa Juara umum untuk target maksimal dan minimal target di 3 besar.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur