Ketua Askab PSSI Kutai Kartanegara (Kukar), H Ardinansyah mengatakan, gelaran babak penyisihan dari zona 1 hingga VI terus berjalan. PSSI Kukar bersyukur gelaran saat ini sudah rampung di Zona IV, maka selanjutnya akan bergeser ke Zona V yang diikuti oleh Kecamatan Muara Muntai, Kota Bangun dan Muara Wis.

“Dari gelaran Zona IV patut disyukuri semua pertandingan berlangsung aman dan terkendali dan yang terpenting kita bisa melihat langsung talenta sepakbola muda asli milik Kukar yang ada di Kecamatan-kecamatan, terima kasih para camat atas support nya, Alhamdulillah di Zona IV sukses,” kata Haji Nan sapaan akrabnya kepada korankaltim.com, Rabu (9/6/2021).
Rampungnya gelaran Zona IV ini memunculkan fakta baru bertindak sebagai tuan rumah bukan jaminan pasti akan lolos ke babak enam besar. Buktinya justru Kecamatan Anggana yang lolos ke babak enam besar. Menyikapi hal ini, Ketua Penyelenggara Selekda U-20 Askab PSSI Kukar, H Fahmi Yusuf menegaskan hal ini bukan semata-mata untuk adu kehebatan antar kecamatan.
Ini murni untuk menyeleksi dan melihat langsung para pemain muda yang nantinya untuk dipilih memperkuat satu tim terhebat yang membawa nama besar Kutai Kartanegara.
“Melalui seleksi antar kecamatan inilah kita bisa melihat skill, teknik, kerja sama tim dan kemampuan baik fisik dan attitude dari para pemain sepakbola muda asli Kutai Kartanegara,” kata Fahmi. Selekda U-20 ini ditegaskan kembali bukan adu gengsi antarkecamatan, melainkan ini sebagai ajang pembinaan dan peningkatan kualitas sepakbola Kukar.
“Kami tidak bisa main comot saja dan sesuai arahan pak Bupati dan Ketua Umum KONI Kukar jangan ada lagi pemain mutasi, kami di Askab PSSI Kukar juga mengharamkan pemain luar Kukar yang menjadi bagian dari tim sepakbola Kukar yang berangkat ke Porprov 2022 mendatang,” papar Fahmi.
Penulis: */Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur