Wajar kalau provinsi yang akan mengirim wakil terbaik mereka ke PON XX waswas dengan kejadian demi kejadian yang dilakukan KKB. Namun Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng menjamin daerahnya aman dari ancaman KKB selama PON XX 2021 di Papua berlangsung yang direncanakan pembukaannya pada tanggal 2 Oktober 2021 mendatang.
"Kalau mau bicara tentang keamanan di empat klaster PON XX itu saya rasa klaster Kabupaten Mimika terlalu aman. Kalau mau bilang ada kelompok-kelompok yang (KKB) itu ya, kalau kami katakan itu kerikil-kerikil dan kerikil-kerikil itu bisa diamankan," tegas Eltinus Omaleng dikutip dari website resmi PON XX Papua.
Eltinus menegaskan, semua kekuatan negara dalam hal ini TNI-Polri ada di Kabupaten Mimika, apalagi di daerah Freeport dan di kota Timika ada Satgas Amole.
"Sehingga pelaksanaan PON di klaster Mimika itu aman sekali. Saya minta kepada masyarakat Mimika, untuk menjaga keamanan agar penyelenggaraan PON XX ini dapat berjalan sukses," pintanya.
"Saya juga sudah sampaikan kepada PB PON dan masyarakat Timika dalam rapat, jika PON di klaster Mimika sukses selenggarakan PON itu salah satu tolak ukur untuk menjadi ibukota Provinsi Papua Tengah, jadi itu tolak ukurnya," tambah Eltinus Omaleng.
Sebelumnya, Gubernur Papua, Lukas Enembe meminta kepada kepala daerah yang wilayahnya masuk dalam klaster penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX untuk memastikan keamanan wilayahnya. Untuk itu, dirinya berharap situasi tetap kondusif.
"Bupati dan Walikota diharapkan mengamankan situasi dan jangan sampai ada keributan," kata Lukas Enembe.
PON XX Papua akan digelar di empat daerah yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Timika dan Kabupaten Merauke. Sedianya PON Papua dijadwalkan terselenggara pada 20 Oktober-2 November 2020 lalu. Namun, kegiatan ditunda selama satu tahun lantaran situasi pandemi virus corona (Covid-19).
Ada sekitar 8-9 ribuan personel pengamanan disiapkan PB PON Papua untuk melakukan pengamanan selama ajang tersebut berlangsung
Editor: Aspian Nur