"Kelas kadet putra-putri, junior putra-putri dan kelas senior putra-putri. Optimis kita tuan rumah juara, Insya Allah," kata Ketua PTMSI Kukar H Awang Sakti kepada korankaltim.com, Rabu (30/12/2020).
Awang mengungkapkan, ada 20 atlet yang diturunkan pada turnamen kali ini. Turnamen ini selain menjadi ajang pembuktian sejauh mana pembinaan dan peningkatan kualitas atlet, juga sebagai ajang unjuk kebolehan 18 wasit daerah asli seluruh Kecamatan yang ada di Kukar hasil binaan PTMSI Kukar yang telah sukses mengikuti pelatihan wasit bersama Pengurus Besar (PB) PTMSI Pusat pada pekan lalu.
"Jadi mereka ini pada turnamen ini langsung mempraktekkan ilmu yang didapat pada saat pelatihan wasit kemarin. Semoga berlangsung sukses pelaksanaan turnamen ini dan Kukar keluar sebagai juaranya," ungkapnya.
Ketua KONI Kukar, Rahman yang berharap pada turnamen KONI Cup IV ini, Kukar-lah yang menjadi pemenangnya. Namun yang lebih penting dari itu, menurut Rahman, ajang ini sebagai silaturahmi antar daerah dan sebagai tolak ukur bagaimana perkembangan atlet binaan di masing-masing daerah sejauh ini, karena selama 2020 ini pandemi Covid-19 dipastikan cukup mengganggu perkembangan dan peningkatan kualitas atlet dalam melakukan latihan.
"Kutai Kartanegara yang mampu melaksanakannya, dan daerah-daerah khususnya Pengkab Cabor tenis meja patut bersyukur karena ini menjadi tambahan jam terbang bagi atlet-atlet dan para pelatih. Kita KONI Kukar juga bisa sekaligus melihat tolak ukur Kabupaten/Kota lain bagaimana kemampuan atletnya, sehingga target kita di 2021 dn 2022 bisa tercapai," harap Maman sapaan akrabnya.
"Khusus untuk turnamen KONI Cup IV ini, PTMSI Kukar harus juara umum," tutup Maman.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan