"Ini pelatihan wasit daerah, yang skalanya sudah provinsi. Jadi nanti kalau ada pelatihan wasit nasional, mereka-mereka ini sudah bisa mengikuti," katanya kepada korankaltim.com, Selasa (29/12/2020).
Awang menyebutkan ada 18 peserta yang mengikuti pelatihan wasit yang menghadirkan langsung tiga orang instruktur dari Pengurus Besar (PB) PTMSI Pusat. "18 peserta ini masing-masing dari 18 Kecamatan se-Kukar. Jadi kita kalau ada pertandingan di masing-masing kecamatan sudah memiliki wasit asli dari kecamatan yang merupakan bentuk kepedulian kita untuk memajukan tenis meja di seluruh Kecamatan," sebutnya.
Sementara itu Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Kartanegara (Kukar), Rahman, mengapresiasi PTMSI Kukar karena sudah melakukan program kerja seperti yang diharapkan KONI Kukar.
"Memang ini sudah sesuai dengan program KONI, yaitu kita prioritaskan dulu peningkatan SDM-nya yaitu ditingkatkan kualitas wasitnya, pelatihnya baru kemudian meningkatkan prestasi dari atletnya. Nah apa yang dilakukan PTMSI Kukar sudah sesuai dengan apa yang diinginkan KONI Kutai Kartanegara," jelas Maman sapaan akrabnya.
Dengan peningkatan SDM, maka lanjut Maman, prestasi yang dihasilkan PTMSI Kukar pasti akan seiring sejalan. "Kami optimis di Pra Porprov 2021 dan Porprov 2022 PTMSI Kukar mampu juara umum dan ini PR dari KONI untuk Pak Awang Sakti dan kawan-kawan di PTMSI Kukar. Untuk Cabor tenis meja harus bisa juara umum," pungkasnya.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan