“Setiap tahun kaki anggarkan di KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), bisa teman-teman cek saja langsung di KONI sebagai induk seluruh cabang olahraga. Di Perubahan (APBD-P) ini saja kami sediakan 6 miliar untuk pembenahan dan pembinaan atlet,” kata Edi kepada Korankaltim.com, Selasa (22/9/2020).
Edi berharap, KONI sebagai induk seluruh Cabor yang ada di Kukar, agar tetap aktif melakukan sinergitas dan koordinasi yang baik bersama seluruh Pengurus Cabor.
“Saya harap Koni sebagai induknya dan cabang-cabang olahraga yang dinaungi-nya ada perubahan manajamen pembinaan, karena pembinaan baik pasti hasilnya baik,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Koni Kukar M Rahman mengaku siap melakukan upaya maksimal agar manajemen pembinaan berjalan dengan baik di 52 Cabor yang ada di Kukar. “Pembinaan yang baik terus kami pantau di 52 Cabor yang ada di bawah Koni Kukar, namun tentu keaktifan pengurus Cabor juga kita harapkan. Kami ingin upaya ini semua seirama sejalan,” terangnya.
Maman sapaan akrabnya menegaskan, bagi Cabor-cabor yang kepengurusannya tidak aktif ya tentu menjadi catatan bagi Koni Kukar untuk bisa dilakukan evaluasi.
“Oleh karena itu kami inginkan seluruh Pengcab itu memiliki draft program kerja Cabor yang jelas terukur tujuannya, termasuk didalamnya manajemen pembinaan atlet,” pungkas Maman.[]
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Rusdi