“Ini sebagai ajang pembinaan yang kami lakukan untuk atlet-atlet balap seeda Benua Etam dalam mengasah kemampuan mereka selama menjalani latihan selama ini. Selanjutnya karena ini kejuaraan berseri dari PB akan ada lagi kejuarannya. Jika ada anggarannya kami akan menurunkan mereka,” ungkapnya.
Tak hanya itu saja, menurutnya ini juga merupakan salah satu langkah dari pengprov untuk mencetak atlet-atlet unggulan untuk menggantikan para senior mereka seperti Robbin Manulang dan Projo Waseso yang memang sudah memiliki prestasi tingkat Asia. Dan saat ini Robbin juga tengah menjalani ppemusatan latihan nasional (Pelatnas) persiapan menuju SEA Games 2017 di Malaysia.
“Artinya, ini sebagai bentuk regenerasi atlet dalam mempersiapkan atlet menuju PON 2020 nanti di Papua, makanya atlet-atlet muda kami ini terus kami asah kemampuannya, suapaya bisa lebih meningkat,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Harian ISSI Kaltim, Nanang Sulaiman menuturkan kurangnya event di daerah sehingga dirinya bersama dengan pengurus telah memiliki wacana bagi atlet yang memang potensial diharapkan nantinya bisa masuk dalam klub-klub di jawa seperti senior-senior mereka.
“Sebenarnya disini venue ada lengkap, tetapi karena kurang event saja, makanya kami meminta kepada orang tua mereka supaya bisa masuk dalam klub-klub terbaik di jawa dan banyak mengikuti event-eveny kejuaraan. Ini akan meningkatkan kemampuan mereka dengan terus mengasah kemampuannya,” harapnya.
Tak hanya itu saja, untuk lebih merangsang atlet dalam berlatih dengan giat pengprov dalam hal ini Ketua Umum ISSI Kaltim akan memberikan bonus atau ganjaran bagi mereka yang memang memiliki prestasi di Nasional, supaya kedepannya mereka juga bisa lebih termotivasi.
“Memang tidak terlalu besar bonus yang diberikan, tetapi paling tidak ini bisa lebih memotivasi mereka untuk lebih giat lagi dalam berlatih dan memaksimalkan kemampuan mereka saat bertanding, selain itu juga supaya nantinya mereka juga tidak lari ke daerah lain. Karena, Kaltim sudah membina mulai dari nol akan rugi jika mereka pindah ke daerah lain,” pungkasnya. (rgn)