Dari 24 pemanah, 8 diantaranya adalah atlet andalan Kota Tepian. Mereka adalah M Ali Sofyan, Bustanil Arifin, Rahman Yazid, Ratu Syahiaa AA, Nadhira Muthia, M Dzidan Syachrany, M Syahid Abdan dan Fatimah Azzahra.
Tetapi, sangat disayangkan kegiatan Kejurnas Perpani yang diagendakan digelar pada 1-7 Desember mendatang di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta bertepatan dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI/2018 di Kutai Timur. Porprov merupakan kejuaraan terakbar di Benua Etam, sehingga penting untuk diikuti atlet seluruh cabor di Kaltim karena bermuara pada PON XX/2020 di Papua.
“Itu juga sekaligus Musyawarah Nasional (Munas) tepatnya tanggal 3 Desember, sebenarnya ini juga penting, tetapi kami saat ini sedang fokus persiapan porprov yang sudah tidak lama lagi, artinya kami lebih mengutamakan porprov, jadi kemungkinan besar tidak ikut kejurnas,” pungkasnya. (rgn)