Sekretaris Pengprov Perkemi Kaltim, Suprayogi mengatakan dari 3 provinsi yang ikut sebanyak 263 atlet yang turut ambil bagian. Kejurprov mempertandingkan 24 nomor yang terdiri dari kategori Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Yang jelas ajang ini sebagai regenerasi atlet untuk menggantikan senior mereka. Sedangkan untuk pemula kami memberikan warna kepada mereka, mereka ini memiliki cikal bakal prestasi nantinya dan ini akan memotivasi mereka,” terang Yogi biasa ia disapa. Tak hanya itu saja, lanjut Yogi ini juga sebagai ajang pelatih mengukur potensi-potensi bibit atlet masa depan.
“Artinya, kami bisa melihat dari sini yang memang berbakat dan perlu diberikan pembinaan yang berkesinambungan, itu harapan kami,” pungkasnya.
Sementara, Sekum KONI Kaltim, Afiat Mirsyam Rasyid yang membuka Kejurprov Junior Shorinji Kempo mengaku mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Perkemi Kaltim tersebut. Apalagi dengan mengundang dua provinsi yaitu Kalsel dan Kaltara.
“Dengan melihat pembinaan yang dilakukan oleh Pengprov Perkemi ini kami yakin bisa mempertahankan peringkat 2 besar di PON nanti seperti saat PON Riau dan Jabar lalu. Karena kami melihat pembinaan yang dilakukan rutin dilakukan dan kenshi-kenshi junior ini nantinya akan menggantikan yang senior mereka khususnya di PON 2024 mendatang,” pungkasnya. (rgn)