Ketua Takraw Paser M Idris yang pada saat ini mendampingi Suhaidi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi lantaran faktor kelelahan yang dialami anak asuhnya tersebut. Sebab tim yang digawangi Suhaidi bermain dua kali dalam sehari.
“Ini karena Faktor kelelahan, tim Suhaidi ini sudah bertanding pada partai sebelumnya yang masuk dalam semi final. Kemudian siang harinya tim Suhaidi kembali bertanding. Pada saat bertanding Suhaidi menahan serangan tim lawan kemudian Suhaidi hendak melakukan smas namun ia tidak bisa melakukan smas dengan sempurna dan akhirnya Suhaidi terjatuh dengan bagian punggung yang terhenyak di lantai. Seketika itu juga Suhaidi mengalami sesak dan sempat tidak sadarkan diri,” Terang Idris, saat dihubungi media ini.
Idris juga menyayangkan penanganan medis yang dianggap tidak siap dalam memberikan pertolongan pada saat itu. Sebab, tim medis yang ada tidak menyiapkan peralatan yang cukup untuk memberikan pertolongan saat kecelakaan menimpa atlet.
“Seharusnya tim medis sudah menyiapkan peralatan terutama bantuan pernapasan, sebab dalam kondisi pertandingan seperti saat ini tentu kondisi atlet dalam keadaan yang over, Sehingga sangat diperlukan peralatan yang memadai sebagai antisipasi kemungkinan buruk yang terjadi,” ungkap Idris.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Suhaidi sempat diberikan bantuan pernafasan dari mobil ambulan dan sempat mendapatkan perawatan di puskesmas. Sekitar pukul 18.30 WITA Suhaidi sudah bisa kembali ke penginapan atlet.
Berdasarkan peristiwa tersebut idris mengaku sangat mempengaruhi kondisi mental pemain satu tim Suhaidi. “Secara mental itu sangat berpengaruh. Makanya setelah peristiwa tadi kami sempat meminta kepada panitia lomba untuk menunda pertandingan, karena memang kondisi Atlet yang saat ini tidak memungkinkan,” terang Idris.
Untuk diketahui, saat ini kontingen takraw Paser sudah mendapatkan 1 medali. Jika tim Suhaidi lolos, maka ada dua medali yang berhasil diraih tim takraw paser dalam Poprov kali ini.
“Walau pertandingan ditunda sampai besok (hari ini, Red.) sepertinya sangat berat untuk meraih medali. Tapi kami akan melihat kondisi atlet kami, jika memungkinkan, mereka akan bertanding lagi,” Pungkas Idris. (dc1217)