“Untuk persaingan di daerah mulai merata dan tidak ada yang dominan, sehingga persaingan cukup ketat. Sedangkan medali emas itu didominasi oleh Thailand karena memang ajang ini menjadi try out untuk mereka dalam mempersiapkan atletnya mengikuti kejuaraan di negaranya.” ungkap Sekum Pabbsi Kaltim, Sugeng Mochdar, kemarin.
“Secara keseluruhan tersebut atlet kita masih perlu banyak berlatih dan ajang ini juga untuk menambah jam serta pengalaman bertanding, karena memang lawan yang dihadapi rata-rata dari Thailand, Singapura dan Philiphina,” sambung Sugeng.
Dilanjutkannya, atlet Kaltim sudah memberikan kemampuan yang terbaik meski dari segi hasil tidak memuaskan. Walau ada atlet yang hanya mampu meraih perunggu, lanjutnya, sudah merupakan pencapaian yang luar biasa, karena Thailand, Singapura dan Philiphina menurunkan tim terbaiknya.
“Ya mudahan kedepannya mereka bisa lebih baik lagi dalam meningkatkan kemampuan mereka. Sedangkan untuk Fathir ini juga sangat bagus dan capaian yang luar biasa karena mampu mengalahkan rivalnya dari Thiland yang umurnya lebih tua. Artinya ini kemajuan pesat karena dia baru dua bulan masuk di pelatnas, nah ini menjadi ajang pemanasan untuknya dalam persiapan menuju kejuaraan dunia Youth Olympic di Argentina Oktober mendatang,” pungkasnya. (rgn)