Selasa, 01/04/2025
Selasa, 01/04/2025
Pencairan korban yang tertimbun puing-puing bangunan pasca gempa di Myanmar (Foto: REUTERS/Stringer)
Selasa, 01/04/2025

Pencairan korban yang tertimbun puing-puing bangunan pasca gempa di Myanmar (Foto: REUTERS/Stringer)
KORANKALTIM.COM - Kementerian Pertahanan Indonesia mengirimkan 12 ton bantuan logistik untuk membantu korban gempa di Myanmar.
Logistik berupa tenda, makanan, selimut, obat-obatan dan kebutuhan medis lainnya diangkut menggunakan pesawat Hercules.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, Basarnas, Baznas, serta elemen pemerintah dan masyarakat.
“Bantuan yang dikirimkan berupa tenda, kemudian juga makanan, kemudian selimut, obat obatan dan kebutuhan lain yang berkaitan dengan medis,” kata Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan dikutip dari Antaranews, Selasa (1/4/2025).
Lanjutnya, pengiriman bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Myanmar dilakukan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Bantuan tersebut akan dipindahkan dari Lanud Halim Perdanakusuma ke Lanud Sultan Iskandar Muda di Aceh, sebelum akhirnya diterbangkan oleh TNI AU ke Bandara Naypyidaw, Myanmar.
Selain itu, sebanyak 39 personel TNI yang terdiri dari pilot Hercules, Korps Marinir, Kopassus, Kopasgat, dan Kostrad juga diterjunkan untuk mendukung misi kemanusiaan, termasuk memberikan pertolongan medis, mendirikan posko pengungsian, dan melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang.
“Mereka juga akan menjadi tim advance yang akan melakukan pertolongan pertama untuk para korban,” ujarnya.
Ia menambahkan para personel tersebut akan bertugas di Myanmar untuk jangka waktu yang belum ditentukan dan memastikan mereka akan menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya demi keberhasilan misi kemanusiaan di negara tersebut.
Editor: Erwin
Selasa, 01/04/2025
Pencairan korban yang tertimbun puing-puing bangunan pasca gempa di Myanmar (Foto: REUTERS/Stringer)
TERPOPULER