Kamis, 07/09/2023

Sudah Ada 19 LoI dari Malaysia Diterima OIKN Terkait Partisipasi di IKN

Kamis, 07/09/2023

IKN (Foto: DOk/Kementerian PUPR)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Sudah Ada 19 LoI dari Malaysia Diterima OIKN Terkait Partisipasi di IKN

Kamis, 07/09/2023

logo

IKN (Foto: DOk/Kementerian PUPR)

KORANKALTIM.COM, JAKARTA -  Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan sudah ada 19 letter of intent (LoI) dari Malaysia untuk berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Sudah ada 19 Letter of Intent (LoI) dari Malaysia dan beberapa diantaranya sudah melakukan studi kelayakan untuk membangun hunian," ujar Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono dilansir dari Antaranews.com Kamis (7/9/2023) hari ini.

LoI adalah surat pernyataan resmi dari seseorang atau perusahaan yang menyampaikan niat atau ketertarikan untuk melakukan pembelian. 

Agung berharap perusahaan-perusahaan dari Brunei dapat menyusul ke IKN Nusantara dengan potensinya untuk industri halal.

Seperti diketahui, IKN dibangun dengan konsep tri-city economy yang terdiri dari IKN, Balikpapan dan Samarinda. Dengan begitu IKN akan berkembang menjadi tri-country connectivity yang terdiri dari Indonesia, Brunei Darussalam dan Malaysia dengan Sabah dan Sarawak.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono menghadiri Borneo Business Roundtable 2023 di Jakarta dua hari lalu. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian acara ASEAN Business Advisory Council yang mempertemukan para pemangku kepentingan untuk membahas strategi perdagangan intra-Kalimantan dalam rangka mendorong kolaborasi, konektivitas, dan integrasi ekonomi di Pulau Kalimantan guna menarik investasi asing langsung.

Ada tiga hal penting kata Agung dari pertemuan hari itu. Pertama, merupakan sebuah kehormatan IKN dapat hadir dalam Borneo Business Roundtable sebagai ibukota pertama dalam sejarah dunia yang pindah ke antar pulau.

Kedua, IKN sebagai ibu kota baru turut mendukung Pulau Kalimantan sebagai paru-paru dunia melalui konsep sustainable smart forest city untuk ikut menjaga iklim dunia.

Ketiga, Agung sangat berterima kasih pada kesempatan yang diberikan oleh ASEAN-BAC. Melalui kesempatan ini, saudara-saudara di Borneo, baik itu dari Malaysia maupun Brunei sudah mulai datang untuk berinvestasi di IKN.

“Jadi inilah esensi dari Borneo Business Roundtable, bagaimana IKN menjadi bagian dari tri-city economy dan tri-country connectivity sebagai kota dunia, kota untuk semua,” sebutnya.

Sementara Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid menyatakan Borneo Business Roundtable sudah mencapai suatu kesepakatan bernama Borneo Economic Community.

Komunitas ini lahir dari kesepakatan bersama untuk melihat kekuatan yang ada di Pulau Kalimantan. Bagaimana Kalimantan sebagai pulau terbesar di Asia dan terbesar ketiga di dunia bisa bersatu dari segi ekonomi dengan IKN untuk menjadi epicentrum of growth.


Editor: Aspian Nur

Sudah Ada 19 LoI dari Malaysia Diterima OIKN Terkait Partisipasi di IKN

Kamis, 07/09/2023

IKN (Foto: DOk/Kementerian PUPR)

Share

Berita Terkait