Fahri Sarankan KPK Gandeng Bawaslu Soal Temuan Amplop Bercap Jempol
1 menit baca481 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, JAKARTA --Praktik politik uang jelang Pemilu memang tak bisa dipungkiri. Cara kotor ini digunakan politikus untuk meraup pundi-pundi suara. Kasus yang sedang jadi perhatian publik adalah amplop bercap jempol salah satu kader Golkar yang diungkap KPK, Bowo Sidik Pangarso.
Terkait temuan itu, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengusutnya. Amplop bercap jempol itu diduga akan digunakan sebagai serangan fajar.










