Kasus Penyerangan Gereja di Sleman Disebut Tamparan Besar
1 menit baca1.173 kali dibaca

JAKARTA -- Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsudin menanggapi penyerangan Gereja Santa Lidwina Sleman oleh orang tidak dikenal di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ahad (11/2). Menurut Din, penyerangan terhadap jemaat rumah ibadah tersebut merupakan tamparan besar.
Apalagi, menurut dia, tokoh-tokoh pemuka agama baru saja menyelenggarakan musyarawah besar (Mubes) untuk kerukunan bangsa di Grand Sahid Jaya, Jakarta pada 8-10 Februari 2018. “Bagi saya dan bagi kami yang baru saja selesai dalam musyawarah antarumat beragama untuk kerukunan bangsa ini sungguh merupakan suatu tamparan besar,” ujar Din usai acara puncak perayaan agenda PBB World Interfaith Harmony Week di Jakarta Convention Hall (JCC), Jakarta, Ahad (11/2).










