Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di Jalan Poros Sangatta-Bontang, Kilometer 26, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur Kamis (22/10/2026) kemarin.
2 menit baca8 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di Jalan Poros Sangatta-Bontang, Kilometer 26, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur Kamis (22/10/2026) kemarin.
Insiden tersebut mengakibatkan satu pengemudi mengalami luka berat dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 Juta.
Kronologis awal, saat truk Hino berwarna hijau yang melaju dari arah Sangatta menuju Bontang dan dump truck Isuzu berwarna biru datang dari arah berlawanan. Benturan terjadi setelah truk Hino diduga masuk ke jalur berlawanan saat hendak mendahului kendaraan di depannya di jalan menanjak.
Berdasarkan dugaan awal, pengemudi Hino berinisial A, pemuda berusia 24 tahun, berupaya menyalip kendaraan di depannya. Namun manuver tersebut berujung tabrakan dengan dump truck Isuzu yang dikemudikan AYP, remaja berusia 18 tahun. Pengemudi Hino diduga hendak mendahului kendaraan di depannya di jalan menanjak kemudian masuk ke jalur berlawanan hingga bertabrakan dengan truk Isuzu.
Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, akibat benturan tersebut pengemudi Isuzu mengalami sejumlah cedera serius, luka pada rahang bawah, patah tulang hidung dan kaki serta luka memar dan lecet. Sementara itu, pengemudi Hino dilaporkan tidak mengalami luka. “Dalam kejadian ini tidak ada korban meninggal dunia, tetapi satu pengemudi mengalami luka berat,” papar Rezky.
Petugas Satlantas telah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan kecelakaan. Langkah yang dilakukan meliputi evakuasi korban ke rumah sakit, pemeriksaan saksi, olah tempat kejadian perkara (TKP) serta evakuasi kedua kendaraan yang terlibat. “Petugas telah melakukan penanganan di lokasi dan meminta keterangan saksi. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan,” kata Rezky lagi.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur menanjak, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain. Pengemudi diminta memastikan kondisi jalan aman dan tidak memaksakan diri menyalip jika terdapat kendaraan dari arah berlawanan.
“Kami minta pengemudi agar memastikan situasi benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” tutup Rezky.
Editor: Aspian Nur
Insiden tersebut mengakibatkan satu pengemudi mengalami luka berat dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 Juta.
Kronologis awal, saat truk Hino berwarna hijau yang melaju dari arah Sangatta menuju Bontang dan dump truck Isuzu berwarna biru datang dari arah berlawanan. Benturan terjadi setelah truk Hino diduga masuk ke jalur berlawanan saat hendak mendahului kendaraan di depannya di jalan menanjak.
Berdasarkan dugaan awal, pengemudi Hino berinisial A, pemuda berusia 24 tahun, berupaya menyalip kendaraan di depannya. Namun manuver tersebut berujung tabrakan dengan dump truck Isuzu yang dikemudikan AYP, remaja berusia 18 tahun. Pengemudi Hino diduga hendak mendahului kendaraan di depannya di jalan menanjak kemudian masuk ke jalur berlawanan hingga bertabrakan dengan truk Isuzu.
Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, akibat benturan tersebut pengemudi Isuzu mengalami sejumlah cedera serius, luka pada rahang bawah, patah tulang hidung dan kaki serta luka memar dan lecet. Sementara itu, pengemudi Hino dilaporkan tidak mengalami luka. “Dalam kejadian ini tidak ada korban meninggal dunia, tetapi satu pengemudi mengalami luka berat,” papar Rezky.

Petugas Satlantas telah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan kecelakaan. Langkah yang dilakukan meliputi evakuasi korban ke rumah sakit, pemeriksaan saksi, olah tempat kejadian perkara (TKP) serta evakuasi kedua kendaraan yang terlibat. “Petugas telah melakukan penanganan di lokasi dan meminta keterangan saksi. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab kecelakaan,” kata Rezky lagi.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur menanjak, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain. Pengemudi diminta memastikan kondisi jalan aman dan tidak memaksakan diri menyalip jika terdapat kendaraan dari arah berlawanan.
“Kami minta pengemudi agar memastikan situasi benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” tutup Rezky.
Editor: Aspian Nur











Pusat gempa berada di darat 6 km BaratLaut Lebong
22 Okt 2026, 17:57:49 WIB • Kedalaman 120 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG