Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD), Rasidi, menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada pelajar serta mendorong pembentukan karakter generasi muda yang lebih baik.
Menurutnya, pembinaan kedisiplinan siswa tidak semata-mata hanya dibebankan kepada pihak sekolah maupun pemerintah. Sinergi dan keterlibatan aktif dari para orang tua murid serta masyarakat sangat dibutuhkan.
“Kami Satpol PP Kukar terus menggencarkan sosialisasi ke sekolah yang berada di Kukar. Kami ingatkan kepada orang tua agar tetap melakukan pengawasan kepada anaknya. Mulai dari mereka berangkat sampai pulang sekolah harus terus dipantau,” kata Rasidi, Minggu (11/10/2026)
Rasidi menegaskan, agar komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah terus terjalin secara intensif, salah satunya dengan memanfaatkan grup WhatsApp wali kelas.
“Dengan koordinasi yang kuat, setiap potensi masalah anak dapat terdeteksi dan diselesaikan sejak dini tanpa saling menyalahkan pihak lainnya,” tegasnya.
Lewat pengawasan bersama ini, Satpol PP Kukar berharap mental dan kedisiplinan para pelajar sebagai generasi penerus bangsa dapat terbentuk dengan maksimal.
“Kami harap semua orang tua maupun guru di sekolah dapat terus melakukan pantauan kepada para siswa-siswinya, agar kejadian sebelumnya tidak terjadi lagi,” tutupnya.
Editor: Erwin
Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD), Rasidi, menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada pelajar serta mendorong pembentukan karakter generasi muda yang lebih baik.
Menurutnya, pembinaan kedisiplinan siswa tidak semata-mata hanya dibebankan kepada pihak sekolah maupun pemerintah. Sinergi dan keterlibatan aktif dari para orang tua murid serta masyarakat sangat dibutuhkan.
“Kami Satpol PP Kukar terus menggencarkan sosialisasi ke sekolah yang berada di Kukar. Kami ingatkan kepada orang tua agar tetap melakukan pengawasan kepada anaknya. Mulai dari mereka berangkat sampai pulang sekolah harus terus dipantau,” kata Rasidi, Minggu (11/10/2026)
Rasidi menegaskan, agar komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah terus terjalin secara intensif, salah satunya dengan memanfaatkan grup WhatsApp wali kelas.
“Dengan koordinasi yang kuat, setiap potensi masalah anak dapat terdeteksi dan diselesaikan sejak dini tanpa saling menyalahkan pihak lainnya,” tegasnya.
Lewat pengawasan bersama ini, Satpol PP Kukar berharap mental dan kedisiplinan para pelajar sebagai generasi penerus bangsa dapat terbentuk dengan maksimal.
“Kami harap semua orang tua maupun guru di sekolah dapat terus melakukan pantauan kepada para siswa-siswinya, agar kejadian sebelumnya tidak terjadi lagi,” tutupnya.
Editor: Erwin