Sebanyak 75 bangunan yang terdiri dari rumah, kontrakan dan hunian sewaan dilaporkan hangus terbakar dalam musibah tersebut. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.40 WITA membuat warga kehilangan tempat tinggal beserta harta benda dalam waktu singkat.
Ditengah kondisi tersebut, Koran Kaltim Group mengambil langkah kemanusiaan dengan membuka donasi bagi para korban kebakaran.
Direktur Utama Koran Kaltim Group Anti Rahayu mengatakan, pembukaan donasi merupakan bentuk kepedulian dan ajakan kepada seluruh pihak untuk bersama-sama membantu warga yang sedang tertimpa musibah.
“Kami dari Koran Kaltim Group turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita. Saat ini mereka membutuhkan uluran tangan kita. Karena itu, kami membuka donasi dan mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk bersama-sama meringankan beban para korban,” kata Anti Rahayu, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan barang-barang kebutuhan sehari-hari akibat kebakaran.
Koran Kaltim Group tidak hanya ingin memberitakan peristiwa tersebut, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam gerakan solidaritas untuk membantu masyarakat yang terdampak.
“Semoga kepedulian ini bisa menjadi kekuatan bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit. Mari kita bergandengan tangan, karena dalam kondisi seperti ini yang paling dibutuhkan adalah kepedulian dan kebersamaan,” ujarnya.
Koran Kaltim Group membuka sejumlah saluran bantuan yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun pihak lainnya yang ingin berpartisipasi.
Bantuan yang saat ini sangat dibutuhkan antara lain uang tunai, selimut dan pakaian layak pakai.
Untuk donasi nontunai, masyarakat dapat menyalurkan bantuan melalui:
Mandiri 1480007635520 atas nama PT Media Bangun Bersama (Mohon disertakan keterangan DONASI)
Selain donasi nontunai, bantuan secara langsung juga dapat diserahkan melalui posko bantuan di Kantor Koran Kaltim, Jalan Jelawat, Kelurahan Timbau, Tenggarong.
Untuk informasi dan konfirmasi bantuan dapat menghubungi Nursalina di nomor 081254147639.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di RT 33, Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu. Kobaran api dengan cepat merambat dan menghanguskan puluhan bangunan
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani, menyebut kondisi di lapangan cukup sulit. Cuaca kemarau, angin kencang serta keterbatasan pasokan air menjadi tantangan petugas dalam melakukan pemadaman.
“Air tidak ada di sana, kita sedang kemarau, kemudian unit kita terbagi untuk memadamkan karhutla,” ungkap Fida.
Petugas Damkar bersama unsur relawan dan berbagai pihak kemudian berjibaku melakukan pemadaman. Bantuan juga datang dari Water Cannon Polres Kukar serta armada pengangkut air dari PDAM.
Setelah sekitar dua jam, api akhirnya berhasil dikuasai dan proses dilanjutkan dengan pendinginan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah warga harus mendapatkan penanganan medis karena mengalami sesak napas dan syok akibat melihat tempat tinggal mereka hangus terbakar.
Kini, warga terdampak membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memulai kembali kehidupan mereka setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Koran Kaltim Group berharap gerakan donasi ini dapat menggerakkan lebih banyak pihak untuk ikut membantu.
“Mari bersama-sama hadir untuk mereka. Tidak harus menunggu mampu memberikan banyak. Bantuan yang diberikan dengan keikhlasan, insyaallah akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan,” pungkas Ayu. (*)