Senin, 06/07/2026

Ustaz Abdul Somad Ajak Masyarakat Kukar Perkuat Persatuan dan Pendidikan Agama

Senin, 06/07/2026

Kebersamaan dalam Tablig Akbar di Masjid Agung SAMS dihadiri UAS. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Ustaz Abdul Somad Ajak Masyarakat Kukar Perkuat Persatuan dan Pendidikan Agama

Senin, 06/07/2026

logo

Kebersamaan dalam Tablig Akbar di Masjid Agung SAMS dihadiri UAS. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Penulis: Muhammad Heriansyah 

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Ribuan masyarakat memadati Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong, Minggu (5/7/2026) malam dalam Tablig Akbar menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). 

Kegiatan yang dihadiri sekitar 1.500 jemaah tersebut menghadirkan penceramah nasional Ustaz Abdul Somad (UAS) yang menyampaikan tausiah bertema pentingnya menjaga peradaban, memperkuat pendidikan agama, serta membangun sinergi antara ulama dan umara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kami mengucapkan terima kasih kepada Ustaz Abdul Somad yang telah berkenan hadir memberikan tausiah kepada masyarakat. Semoga silaturahmi ini terus berlanjut dan masyarakat berharap ke depan dapat dijadwalkan kembali untuk memberikan tausiah secara rutin,” kata Bupati Aulia Rahman Basri yang hadir pada acara itu.

Seluruh masyarakat diajak untuk bersama-sama mendoakan agar Kutai Kartanegara senantiasa diberikan keamanan, ketertiban, kedamaian, dan kesejahteraan. Sebagai bentuk penghormatan, Pemerintah Kabupaten Kukar menyerahkan cendera mata berupa Songkok Kutai kepada Ustaz Abdul Somad.

Dalam tausiahnya, Ustaz Abdul Somad mengajak masyarakat bersyukur atas sejarah panjang dan kejayaan peradaban Kutai yang menjadi salah satu kerajaan tertua di Nusantara. Menurutnya, Kutai Kartanegara memiliki warisan sejarah yang patut dibanggakan sekaligus dijaga melalui penguatan nilai-nilai keislaman.

Kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas moral para pemimpin dan masyarakatnya. Karena itu, hubungan harmonis antara ulama dan pemimpin menjadi fondasi penting dalam membangun daerah yang maju dan penuh keberkahan.

“Pemimpin yang dekat dengan ulama akan memperoleh bimbingan dalam menjalankan amanah. Sebaliknya, ketika pemimpin menjauh dari ulama, potensi penyimpangan akan semakin besar,” pesannya.

UAS juga mengingatkan pentingnya meningkatkan tradisi mengaji di lingkungan keluarga, sekolah, kantor pemerintahan, hingga institusi kepolisian. 

Pendidikan agama merupakan benteng utama dalam membentuk karakter yang jujur, amanah, serta menjauhkan generasi muda dari berbagai ancaman moral seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, maupun pengaruh negatif media digital.

Orangtua didorong untuk memberikan pendidikan agama yang kuat kepada anak-anak, termasuk melalui pondok pesantren yang memiliki sistem pembinaan karakter dan akhlak secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Abdul Somad juga mengapresiasi berbagai program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan keagamaan, di antaranya bantuan bagi santri serta program beasiswa pendidikan hingga ke Mesir. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan kerukunan antarorganisasi keagamaan serta terus mendukung lahirnya pemimpin yang adil, amanah, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Kutai Kartanegara memiliki potensi besar untuk kembali menjadi daerah yang maju, bukan hanya kaya secara ekonomi, tetapi juga kaya iman, akhlak, dan keberkahan. Semoga Allah SWT menjadikan Kutai Kartanegara sebagai negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tuturnya.

Momentum peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan Kutai Kartanegara yang religius, damai, serta semakin maju menuju masa depan yang lebih berkah. Tablig Akbar kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ustaz Abdul Somad.

Editor: Aspian Nur

Ustaz Abdul Somad Ajak Masyarakat Kukar Perkuat Persatuan dan Pendidikan Agama

Senin, 06/07/2026

Kebersamaan dalam Tablig Akbar di Masjid Agung SAMS dihadiri UAS. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait