Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan mengatakan, operasi yang berlangsung mulai 26 Oktober hari ini sampai 8 November nanti tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pencegahan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara.
“Operasi ini bukan semata-mata untuk menindak pelanggar. Kami ingin membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan harus tumbuh dari diri sendiri, bukan hanya ketika ada petugas yang melakukan pengawasan,” kata Haris kepada Korankaltim.com disela apel pagi tadi.
Apel gelar pasukan tersebut juga diisi pemeriksaan kendaraan roda dua dan roda empat serta pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung untuk memastikan kesiapan petugas selama operasi berlangsung.
Operasi ini menjadi perhatian menyusul catatan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kubar. Sepanjang Januari hingga September 2026, tercatat 42 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 64 orang mengalami luka ringan dan 15 orang meninggal dunia. Pada periode yang sama, polisi mencatat 446 pelanggaran lalu lintas.
Kendaraan roda dua mendominasi pelanggaran dan keterlibatan kendaraan dalam kecelakaan. Karena itu, pengendara diimbau mematuhi rambu, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm, serta menghindari perilaku yang membahayakan pengguna jalan.
“Kami minta masyarakat untuk selalu menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman saat mengemudikan mobil, dan memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan. Jangan sampai kelalaian di jalan berujung pada kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Haris.
Selama operasi berlangsung, petugas akan meningkatkan patroli dan pengaturan lalu lintas, terutama di titik rawan pelanggaran dan kecelakaan. Koordinasi dengan instansi terkait juga diperkuat untuk mendukung pelaksanaan operasi.
Seluruh personel harus menjalankan tugas secara profesional dan humanis. Melalui Operasi Patuh Mahakam 2026, Polres Kubar berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas meningkat sehingga pelanggaran dan risiko kecelakaan dapat ditekan.
Editor: Aspian Nur
Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan mengatakan, operasi yang berlangsung mulai 26 Oktober hari ini sampai 8 November nanti tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pencegahan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara.
“Operasi ini bukan semata-mata untuk menindak pelanggar. Kami ingin membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan harus tumbuh dari diri sendiri, bukan hanya ketika ada petugas yang melakukan pengawasan,” kata Haris kepada Korankaltim.com disela apel pagi tadi.
Apel gelar pasukan tersebut juga diisi pemeriksaan kendaraan roda dua dan roda empat serta pengecekan kesiapan personel dan sarana pendukung untuk memastikan kesiapan petugas selama operasi berlangsung.
Operasi ini menjadi perhatian menyusul catatan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Kubar. Sepanjang Januari hingga September 2026, tercatat 42 kasus kecelakaan yang mengakibatkan 64 orang mengalami luka ringan dan 15 orang meninggal dunia. Pada periode yang sama, polisi mencatat 446 pelanggaran lalu lintas.
Kendaraan roda dua mendominasi pelanggaran dan keterlibatan kendaraan dalam kecelakaan. Karena itu, pengendara diimbau mematuhi rambu, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm, serta menghindari perilaku yang membahayakan pengguna jalan.
“Kami minta masyarakat untuk selalu menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman saat mengemudikan mobil, dan memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan. Jangan sampai kelalaian di jalan berujung pada kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Haris.
Selama operasi berlangsung, petugas akan meningkatkan patroli dan pengaturan lalu lintas, terutama di titik rawan pelanggaran dan kecelakaan. Koordinasi dengan instansi terkait juga diperkuat untuk mendukung pelaksanaan operasi.
Seluruh personel harus menjalankan tugas secara profesional dan humanis. Melalui Operasi Patuh Mahakam 2026, Polres Kubar berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas meningkat sehingga pelanggaran dan risiko kecelakaan dapat ditekan.