Upacara HUT ke-81 TNI digelar di Lapangan Upacara Makodim 0912/KBR Senin (5/10/2026) pagi tadi. Dandim 0912/KBR Kolonel Inf Doni Fransisco bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Kepercayaan masyarakat kepada TNI menjadi perhatian, bukan sekadar penilaian, tetapi merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga melalui pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. “Kepercayaan rakyat kepada TNI merupakan kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” ujar Doni.
Pesan itu disampaikan seiring dengan tantangan yang dihadapi TNI yang terus berkembang. Penguatan dan modernisasi TNI harus berjalan bersama peningkatan kemampuan, kesiapan serta profesionalisme prajurit.
Prajurit diingatkan agar mampu membaca perubahan lingkungan strategis, termasuk perkembangan ancaman yang dapat memengaruhi keutuhan wilayah dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Dalam menjalankan tugas, prajurit diminta menjadikan prinsip PRIMA sebagai budaya kerja, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif. Profesional berarti prajurit harus menguasai tugas dan tanggung jawabnya, serta terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang realistis. Sementara sikap responsif diperlukan agar setiap perubahan dan potensi ancaman dapat dikenali lebih awal dan dihadapi secara cepat, tepat serta terukur. “Penguatan harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, dan profesionalisme, serta penggunaan sumber daya secara optimal dan akuntabel,” ujar Doni.
Upacara di Makodim 0912/KBR turut diikuti personel dari jajaran Kodim 0912/Kubar, Brigif TP 85/BTC, Yon TP 827/MCY, CPM Sub Kutai Barat, TNI AU dan Komcad.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Kubar menjadi pengingat bagi prajurit untuk terus menjaga profesionalisme, kedekatan dengan masyarakat dan kesiapan dalam menghadapi tugas ke depan.
Editor: Aspian Nur